Beranda News Bogor Raya

Ramadhan 1443 H, DKM Masjid Al-Ukhuwwah Gulirkan Program Pejuang Subuh dan Bagikan Ratusan Sembako

LIPUTANBOGOR.COM – Menginjak di hari ke 14 dalam pelaksanaan Ramadhan 1443 H, Ratusan kaum muslimin mengikuti kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an yang mengusung tema ” Indahnya Ramadhan Dalam Ukhuwwah ” yang digelar oleh DKM Masjid Al-Ukhuwwah Vila Bogor Indah 5 Komplek VBI-5 Cluster Rajawali, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Sabtu ( 16/4/2022 ).

Ustadz Agus Supriyadi selaku Ketua Panitia Peringatan Nuzulul Qur’an mengatakan, dalam ramadhan 1443 H tahun ini ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh DKM Masjid Al-Ukhuwwah sejak dari hari pertama pelaksanaan Ibadah Puasa.

” Rangkaian kegiatan yang kami lakukan dari sejak hari pertama adalah Pesantren Kilat, tadzarusan seusai sholat tarawih, berbagi takjil dari warga untuk jamaah yang berbuka puasa di Masjid kami, berbagai perlombaan seperti Adzan, perlombaan pejuang subuh bagi anak -anak seusia 8 hingga 12 tahun serta puncaknya hari ini dalam peringatan Nuzulul Qur’an dengan dibagikan 543 paket sembako bagi yang kaum dzuafa dan yang berhak menerimanya serta bukber,” ungkap Ustadz Agus.

Peringatan Nuzulul Qur’an di DKM Masjid Al-Ukhuwwah VBI 5 Pasir Jambu, Sabtu (16/4/2022)

Lebih lanjut Agus menjelaskan, ratusan paket senilai 100 ribu yang berisi berbagai macam kebutuhan sembako seperti minyak goreng, kecap, mie instan, susu dan teh celup ini pun oleh pihak sudah disebar sejak siang tadi kepada para mustahiq yang berhak menerimanya.

Baca:  Berbagi Bersama, Peserta Jaring Jilid 2 Belajar Menebar Kebaikan

“Sasaran dari ratusan paket sembako ini adalah para asisten rumah tangga disekitar perumahan, petugas keamanan ( security ), petugas kebersihan, marbot masjid di seluruh kompleks, para pemulung, pedagang disekitar perumahan dan sisanya kami bagikan di berbagai lokasi dan wilayah diperbatasan serta para mustahiq yang sudah biasa kami berikan bantuan sembako dari DKM Masjid Al-Ukhuwwah,” paparnya.

Selain itu juga ada pelaksanaan Pesantren Kilat ( Sanlat ) yang dilakukan sejak Senin hingga kamis kemarin, dengan diisi materi-materi seputar agama yaitu, tata cara sholat , belajar Al-qur’an, menghapal surat-surat pendek hingga belajar adzan.

“Kamipun buat perlombaan hasil dari sanlat yang kita lakukan diantaranya lomba hapalan surat-surat pendek, lomba adzan serta lomba hapalan do’a – do’a harian. Dan sangat tidak disangka juga, pesertanya mencapai 103 anak, dan kami pun tak segan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan bagi mereka pada hari ini sekaligus peringatan nuzulul qur’an,” ungkapnya.

Dan yang unik dalam pelaksanaan Ramadhan 1443 H ini adanya perlombaan pejuang subuh, seperti disampaikan oleh Ustadz Irfan selaku PIC dari kegiatan ini, kegiatan tersebut merupakan suatu hal yang dirasa sangat berat, karena pesertanya adalah anak-anak seusia 7 hingga 11 tahun.

“Tujuan utama dari perlombaan pejuang subuh ini adalah memotivasi dan membiasakan diri untuk bisa bangun dipagi hari serta berangkat sholat berjamaah dengan orang tuanya di Masjid kami. Dan untuk memacu itu kami siapkan stiker bintang dan ditempelkan sesuai nama dan tanggal di papan mading yang kami sediakan sebagai salah satu ciri dan kebanggaan anak sudah absen di waktu subuh,” ucapnya.

Baca:  Berbagi Berkah Ramadan, Kapalang Misteri Santuni 200 Anak Yatim dan Dhuafa di Sirnasari Bogor

Dan bukan hanya itu saja menurut Ustadz Irfan,seusai sholat subuh itu juga pihak panitia pejuang subuh membuat arena permainan menjawab Quis dan dibagi kelompok sesuai tingkatan usianya dengan pertanyaan seputar Ramadhan, Keagamaan serta pengetahuan umum hingga pelaksanaan sampai hari ke 14 Ramadhan ini.

” Nah pertanyaan seputar quis yang kita berikan kepada anak-anak inilah kita kumpulkan jawabannya, dan kita seleksi yang paling banyak menjawab dan benar isinya kita masukkan nominasi juara dan termasuk dari kehadiran melalui stiker tadi. Kami pun tetap berikan apresiasi kepada semua peserta yang ikut, supaya lebih rajin dan semangat dalam mengikutinya dikegiatan selanjutnya dalam bentuk piagam penghargaan serta merchandise,” tutur Ustadz Irfan yang menjabat juga sebagai penasehat di DKM Masjid Al-Ukhuwwah.

Ustadz Irfan menambahkan, bahwa memang pelaksanaan program pejuang subuh baru tahun ini dilaksanakan dengan syarat harus memiliki ijin dari orang tuanya, karena sangat riskan ketika anak-anak seusia itu harus ke masjid, dikhawatirkan masuk angin atau sebagainya.

Baca:  Warga Perumahan TGK RT 006 RW 012 Gelar Jalan Santai Meriahkan HUT ke-80 RI

“Peserta yang ikut sejumlah 64 anak ini tanpa dipungut biaya alias gratis dan kita batasi waktunya hinggal pukul 05.30 wib, karena menjaga bagi orang tuanya dirumah yang akan berangkat kerja.Dan sore hari puncaknya untuk memberikan hadiah bagi para juara yang masuk nominasi serta hadiah apresiasi bagi peserta yang belum beruntung,” imbuhnya.

Pelaksanaan dan rangkaian kegiatan ramadhan 1443 H sangat diapresiasi juga oleh perwakilan DKM Al-Ukhuwwah, Ustadz Rahmat Hidayat. Dalam pencapaian kegiatan yang di respon secara antusias terutama anak-anak dalam berbagai perlombaan selama ramadhan pertama hingga hari ini.

“Patut di contoh semangat mereka sebagai kader untuk masa depan, dan yang paling berbangga hati adalah pengumpulan dan penggalangan untuk sembako bisa melebihi dari target yang kita harapkan. Ucapan terimakasih kepada seluruh jamaah serta para donatur termasuk Yayasan Baitul Mal ( YBM ) PLN yang sudah menyisihkan sebagian rezeqinya dan berkesinambungan membantu kami disini dan semoga berkah bagi penerimanya Aamiin,” tukasnya.

Dalam pelaksanaan peringatan nuzulul qur’an kali pun, pihak DKM Al-Ukhuwwah menghadirkan penceramah yaitu Ustadz Dadang Holiyullah sebagain pimpinan dari Ponpes Umar Bin Khattab Bogor. Diakhir acara jamaah bersama-sama melakukan buka bersama dan dilanjutkan sholat Maghrib berjamaah. ( D2N )