Beranda Opini

Ramadhan untuk Surga

Oleh : Ahmad WIldan

Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang istimewa, bulan ini hadir hanya sekali dalam setiap tahunnya. Bulan ini didesing oleh Allah SWT untuk menjadi wadah pembinaan manusia demi mencapai derajat tawa. Sebagaimana Firman Allah dalam surah Al-baqarah ayat 183 :

“ Wahai orang orang yang beriman, diwajibkan atas kamu untuk berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kalian menjadi orang-orang yang bertakwa”

Dari ayat ini jelas bahwa konsep puasa yang Allah wajibkan kepada kita, jika betul-betul dijalani dengan maksimal, maka akan membawa kita pada derajat taqwa. Taqwa yang oleh para ulama diartikan dengan pelaksanaaan secara maksimal apa yang Allah perintahkan. Dan menjauhi pula secara total apa yang Allah larang untuk kita lakukan. Dan dengan proses pembinaan iman dan ibadah selama bulan Ramadhan, manusia akan mengarahkan dan memaksimalkan dirinya pada level tersebut.

Baca:  Agar Kita Tidak Merugi di Bulan Ramadhan

Di dalam Al-qur’an, banyak sekali kita temukan penjelasan mengenai taqwa dengan berbagai ciri-ciri nya dan juga ganjaran bagi sifat taqwa itu sendiri. Dalam surat Ali iman ayat 133  Allah berfriman:

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa”.

Jika kita kaitkan ganjaran bagi sifat taqwa pada ayat diatas dengan ayat wajibnya berpuasa Ramadhan sebelumnya, maka jelas bahwa bulan suci Ramadhan adalah sarana yang Allah konsep bagi manusia untuk dibina dan dididik menjadi manusia-manusia yang bertakwa dan pada akhirnya akan membawanya pada kebahagiaan hakiki yakni kebahagiaan di surga Allah SWT. Karena Ramadhan memang betul-betul melatih ketaatan kita pada perintah Allah dan komitmen kita untuk meninggalkan larangan-laranganNya. Oleh karena itu, marilah saudara-saudara ku… kita maksimalkan bulan Ramadhan ini untuk mengokohkan kualitas iman dan taqwa kita agar kita pantas dan layak mendapatkan ganjaran surga dari Allah subhanahu wata’ala. aamiiin ya rabbal lamin.