Beranda News Bogor Raya

Ratusan Musisi Geruduk Balaikota Bogor, Protes PSBMK

Musisi, Balaikota Bogor
PAMBO saat melakukan Aksi Damai di Balaikota Bogor, Jalan Ir. H. Djuanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis (3/9/2020).

LIPUTANBOGOR.COM – Ratusan Musisi yang tergabung dalam Persatuan Musisi Bogor (PAMBO) lakukan Aksi Damai dimulai dengan Longmarch dari Tugu Kujang hingga berakhir di Plaza Balaikota Bogor, Jalan Ir. H. Djuanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis (3/9/2020).

Aksi Damai ini dilakukan, pasca Pemkot Bogor menetapkan sebagai zona merah Covid-19, sekaligus menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK), yang diikuti penerapan jam malam demi membatasi aktifitas warga.

“Karena kebijakan itulah hingga berdampak tidak baik bagi pihak kami, selaku para musisi Bogor yang mayoritas biasanya mencari nafkah dan beraktifitas malam hari di banyak tempat seperti kafe atau restoran,” ungkap Ahmad Zulfikar selaku koordinator aksi tersebut.

Baca:  Polres Bogor Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Tiga Kapolsek dan Kasatlantas

Sebagai bentuk protes, menurutnya diwujudkan oleh puluhan musisi itu dengan aksi unjuk rasa di depan Tugu Kujang, yang dilanjut dengan aksi berjalan kaki atau long march ke arah Balai Kota Bogor.

“Kedatangan kami untuk memprotes kebijakan Pemkot Bogor dan Gugus Tugas Covid-19 tentang penerapan PSBKM yang berlangsung sejak Sabtu (29/08/20) lalu. Kami menilai upaya Pemkot Bogor dalam usahanya menekan penyebaran Covid-19 yang meningkat dan menjadikan Bogor sebagai zona merah sudah positif,” disampaikan Jokers panggilan akrabnya seusai orasi.

Baca:  Bogor Berlari, Sehari Bima Arya Tandatangani 8 Naskah Kerja Sama

Jokers menambahkan, kebijakanini rupanya berimbas pada aspek ekonomi sebagian warga Bogor yang mencari nafkah dan bekerja serta beraktivitas di malam hari.Termasuk para musisi pekerja seni harian. Dirinya berharap, Pemkot Bogor punya solusi atas imbas yang nyatanya terjadi pada mereka. Sebagai profesional dan warga negara Indonesia, tentunya profesi para musisi juga memiliki hak yang sama dengan profesi lainnya, seperti para pekerja yang bekerja dari pagi hingga sore hari.

“Kami disini memohon, atas dasar asas keadilan sosial, Pancasila sila kelima. Kami minta wali kota Bogor untuk meninjau ulang kebijakan PSBMK dan aturan jam malam ini,” tukasnya.

Baca:  Bulan Ramadhan Dinilai Bulannya Kebakaran

Aksi Damai ini pun berjalan lancar dan aman, dengan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian dan Satpol PP serta mengikuti protokoler kesehatan covid-19. (D2N)