Beranda News Nasional

Rayakan HUT Ke-28, IMA AMS Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

LIPUTANBOGOR.COM, BANDUNG – Dalam rangka merayakan HUT ke-28 tahun, Badan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa AMS (BPP IMA-AMS) melaksanakan kegiatan doa bersama tasyakur bi nikmat dan santunan anak yatim di Panti Asuhan Taman Harapan Muhammadiyah Kota Bandung.

Pada kegiatan santunan anak yatim yang bekerja sama dengan Panti Asuhan Taman Harapan Muhammadiyah Kota Bandung.

“Kita memang tidak melaksanakan acara seremonial lain, kita sepakat melaksanakan kegiatan yang membawa manfaat bagi orang lain,” kata Ketua Umum BPP IMA AMS , Bena Aji Satria, Jumat (24/5).

Baca:  Pencalonan Sekda Tanpa Seleksi Terbuka, IMA AMS: Kemunduran Serius dalam Tata Kelola Pemerintahan

Menurutnya, kegiatan berbagi kebahagian lebih bermanfaat bagi orang-orang yang lebih membutuhkan karena dalam suasana ramadan ini, momentum menjalin tali kasih bersama anak yatim lebih bisa meningkatkan jiwa kepekaan sosial ditengah-tengah gempuran arus modernisasi yang berimplikasi pada meningkatnya jiwa individualis terhadap sikap generasi muda bangsa.

Masih menurut Bena Aji Satria, kegiatan sosial tersebut dilandasi sebagai bentuk kepedulian nyata organisasi kepada masyarakat.

“Kami yakin dengan doa anak yatim, insyaallah kegiatan BPP IMA AMS ke depan bisa mendapatkan jalan dan ridha dari Alllah,”

Baca:  IMA AMS Apresiasi Gesitnya Polresta Bogor Kota dalam Menangani Geng Motor yang Bikin Resah Warga di Bulan Ramadhan

Kegiatan yang juga dihadiri Ketua DPD KNPI Jawa Barat, Rio F Wilantara mengambil tema “Ngagalurakeun Spirit Siliwangi Pikeun Karahayuan Indonesia” diapresiasi oleh Rio, “ saya harap IMA AMS sebagai OKP yang sudah malang melintang dalam dunia aktivisme kemahasiswaan di Jawa Barat bisa tetap menjadi pionir laboratorium pemuda yang menjadikan kader-kadernya
berkarakter “Siliwangi” yang secara konkret dapat mewujudkan jabar juara” .

Kang Iwan Purnama, yang mewakili respresentasi alumni juga turut hadir dan berpesan, “ mengharapkan bahwa IMA AMS hari ini bisa memberikan sumbangsih yang lebih bersifat prinsipal bukan hanya sekedar hal-hal yang bersifat seremonial semata karena seyogyanya IMA AMS pada usia ke 28 tahun ini harus bisa lebih memberikan makna kepada masyarakat luas dan untuk kemajuan indonesia,” Pungkasnya. (*)