LIPUTANBOGOR.COM – Sekolah Relawan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan zakat kepada 200 pasien kelas 3 di RSUD Kota Bogor. Tak hanya memberikan bantuan finansial, kegiatan ini juga mengedukasi pasien dan keluarga tentang tata cara wudu serta salat dalam kondisi sakit.
Bantuan zakat dalam bentuk uang tunai ini diharapkan dapat membantu pasien dan keluarganya selama menjalani perawatan. Selain itu, edukasi yang diberikan bertujuan agar pasien tetap bisa menjalankan ibadah dengan tenang meskipun dalam kondisi kurang sehat.
“Ini adalah wujud kepedulian kami, bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dukungan moral agar pasien tetap semangat dan bisa beribadah dengan baik,” ujar Fadil, perwakilan Sekolah Relawan.
Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir—atau yang dikenal sebagai Buya Ilham—menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Baginya, dukungan moral dan spiritual sangat berpengaruh terhadap kesembuhan pasien.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain meringankan beban finansial, pasien juga mendapatkan edukasi tentang ibadah yang sesuai dengan kondisi mereka. Ini penting untuk memberi ketenangan batin selama perawatan,” ungkapnya.
Ibu Rina, salah satu keluarga pasien penerima zakat, mengungkapkan rasa syukurnya. “Suami saya sedang dirawat, dan bantuan ini sangat membantu kami. Edukasi tentang ibadah juga sangat bermanfaat karena kami jadi tahu cara berwudu dan salat dalam keadaan sakit,” ujarnya dengan haru.
Buya Ilham pun mengingatkan pentingnya berbagi dan membantu sesama. “Allah berfirman dalam QS. An-Nisa: 36 tentang berbuat baik kepada orang tua, sanak saudara, yatim piatu, dan orang-orang yang membutuhkan. Rasulullah SAW juga bersabda, ‘Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.’ Kegiatan ini adalah salah satu bentuk nyata dari ajaran tersebut,” jelasnya.
Melalui aksi ini, Sekolah Relawan berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu mereka yang membutuhkan, memperkuat solidaritas sosial, dan menghadirkan lebih banyak kebaikan bagi masyarakat. (*)





