Beranda News Bogor Raya

Sentuhan Sejuk KH Fikri Zaenudin MZ di Bogor: Jadikan Shalat dan Kebersihan sebagai Cermin Ibadah

LIPUTANBOGOR.COM – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Kota Bogor di Jalan Nyi Raja Permas, Cibogor, pada Selasa (20/1/2026).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, hadir langsung dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tingkat Kota Bogor untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus memetik hikmah spiritual dari perjalanan agung Rasulullah.

Acara yang dipadati ratusan jamaah dan unsur Forkopimda ini menghadirkan KH. Fikri Zaenudin MZ sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, KH. Fikri mengupas tuntas urgensi shalat sebagai instrumen utama dalam membentuk akhlakul karimah (akhlak mulia).

Baca:  Tepis Spekulasi Liar, Walikota Bogor Konfirmasi Sang Wakil Alami Penurunan Fungsi Ginjal

Ia menegaskan bahwa setiap gerakan dan bacaan shalat seharusnya terimplementasi dalam perilaku jujur dan santun di kehidupan bermasyarakat.

Selain ibadah wajib, KH. Fikri juga mengingatkan jamaah untuk gemar melakukan amalan sunnah sebagai pelengkap kesempurnaan ibadah.

“Ibadah wajib itu harus diiringi dengan ibadah-ibadah lain. Karena siapa tahu ibadah wajib kita masih ada kekurangan atau ‘bolong-bolong’, maka bisa ditambal oleh ibadah-ibadah sunnah lainnya,” pesan KH. Fikri dalam ceramahnya.

Menariknya, KH. Fikri juga mengaitkan nilai ibadah dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Ia mengajak warga Bogor untuk mulai memperhatikan hal-hal kecil, seperti disiplin dalam mengelola sampah, sebagai bentuk nyata dari keimanan.

Baca:  Viral Aksi Terpuji Pelajar Pembuka Jalan Mobil Damkar, Walikota Bogor Beri Hadiah Sepeda

“Contoh sederhana, dengan kita tidak membuang sampah sembarangan, maka potensi banjir bisa dicegah. Intinya, mari menjaga lingkungan sebagai bagian dari manifestasi akhlak dan ibadah kita kepada Allah,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim berharap momentum Isra Mi’raj tahun ini menjadi titik balik bagi warga Bogor untuk meningkatkan kualitas spiritual sekaligus kepedulian sosial.

“Kami berharap peringatan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum bagi masyarakat Kota Bogor untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta lebih peduli dan mencintai lingkungan sekitar kita,” pungkas Dedie.(D2N)

Baca:  Gelar Istigasah di Tengah Aksi, Aliansi Masyarakat AMCRP Tagih Janji Bansos ke Gubernur Jabar