Cibinong – Kasus pencurian menimpa salah satu penghuni Perumahan elit The Anggana Village, Cibinong. Sebuah sepeda lipat Ecosmo 10 Limited Edition senilai Rp15 juta raib digondol pencuri pada Kamis, 11 September 2025, sekitar pukul 03.30 WIB, meski kawasan tersebut mengklaim memiliki sistem keamanan ketat dengan konsep one gate system.
Korban berinisial DR menuturkan, sepeda tersebut hilang saat terparkir di area rumahnya. Saat pulang mengantar anaknya sekolah, ia mendapati sepeda sudah tidak ada di tempat. Merasa dirugikan, DR langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.
“Saya sudah membuat laporan polisi (LP). Tapi yang bikin kecewa, pihak pengembang hanya menjanjikan akan memperketat keamanan, tanpa ada tanggung jawab ataupun ganti rugi,” ungkap DR kepada wartawan.
Lebih jauh, DR menilai hilangnya sepeda di kawasan perumahan elit mencoreng citra keamanan yang selama ini dijanjikan pengembang. Menurutnya, pengembang Adhi Persada Properti (APP) seharusnya bertindak cepat menutup celah keamanan, bukan menunggu sampai terjadi pencurian.
“Kenyataannya pengembang sendiri mengakui masih ada celah pagar yang terbuka. Itu artinya sudah tahu ada titik rawan, tapi dibiarkan. Setelah ada kasus seperti ini baru mau bergerak. Saya jelas kecewa,” tegas DR.
DR menegaskan, pengembang tidak cukup hanya dengan janji memperbaiki sistem keamanan, tetapi juga harus bertanggung jawab atas kehilangan yang dialaminya.
“Kalau di perumahan elit saja bisa kebobolan, bagaimana saya bisa merasa tenang? Pengembang harus bertanggung jawab, bukan hanya janji perbaikan,” lanjut DR.
Kasus ini kini ditangani kepolisian, sementara DR berharap pengembang segera menutup celah keamanan, memberi jaminan rasa aman, dan bertanggung jawab penuh agar kejadian serupa tidak terulang.





