Beranda News Bogor Raya

Sering Macet, Jembatan Otista Akan Diperlebar

LIPUTANBOGOR.COM – Sistem Satu Arah (SSA) di seputaran Kebun Raya Bogor selalu macet, terlebih saat akhir pekan. Volume kendaraan di kawasan itu selalu dipenuhi ribuan kendaraan dari berbagai daerah yang masuk ke Kota Bogor.

Akibatnya, kemacetan lalu lintas tidak terelakkan. Apalagi, di Jalan Otista (dari Tugu Kujang) menuju Jalan Djuanda – Empang yang setiap harinya selalu macet hingga beberapa kilometer.

Pasalnya, kemacetan itu disebabkan karena jembatan Otista yang berada di jalan tersebut sempit sehingga tak mampu membendung laju kendaraan. Maka dari, Pemerintah Kota Bogor mengajukan permohonan pelebaran jembatan Otista ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

Baca:  Kopma GPII Bogor Desak Pemkab Batalkan Proyek Peningkatan Jalan Kandang Roda Sentul yang Menelan Anggaran Hingga 96 M

Wakil Wali Kota Bogor, Dedi Rachim mengatakan, bahwa pelebaran jembatan Otista itu rencananya akan di mulai pada tahun 2020 mendatang. Sedangkan posisi jembatan Otista itu berada di jalan provinsi, sehingga Pemkot Bogor mengajukan permohon ke Pemprov Jabar.

“Jembatan Otista itu merupakan kewenangan Provinsi Jabar dan kita sudah ajukan untuk pelebaran jembatan. Insya Allah tahun depan Pemprov Jabar menganggarkan untuk pelebaran jembatan Otista,” kata Dedie.

Untuk prosesnya, lanjut Dedie, Pemkot Bogor akan terus mengawal, mengingat pelebaran jembatan itu penting untuk kelancaran lalu lintas. Ia juga menyebutkan ukuran untuk pelebaran jembatan ini nantinya akan ditambah dua meter.

Baca:  Polemik CGM, Ini Pernyataan Sikap Dewan Da'wah Kota Bogor

“Iya jadi proses pengerjaannya tahun depan, paling tidak bulan Januari atau Februari 2020 proses pengerjaannya sudah bisa di mulai dan kita kawal terus prosesnya,” pungkasnya. (Heri)