Beranda News Nasional

Tim Relawan IT BPN : Terdapat 12.550 Kesalahan Pada Audit Hari Keempat Situng KPU

LIPUTANBOGOR.COM – Tim relawan informatika (IT) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandi, menemukan 12.550 kesalahan entry data pada audit hari keempat dalam aplikasi Situng KPU, Selasa (30/4). Jumlah kesalahan tersebut lebih besar dibandingkan penemuan sebelumnya yang sebanyak 9.440 kesalahan.

Koordinator Relawan IT BPN, Mustofa Nahrawardaya, mengatakan, sangat terkejut terhadap penemuan 12.550 kesalahan entry data. “Jumlah kesalahan tersebut kami peroleh dari audit terhadap 190.568 TPS,” ujar Mustofa. Menurutnya, jika dipersentasekan maka kesalahannya sekitar tujuh persen.

Sebelumnya, dari 172.174 TPS yang mereka audit, ditemukan kesalahan entry data sebanyak 9.400. Kesalahan entry data itu meliputi selisih suara, jumlah suara yang melebihi Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan jumlah suara sah yang tidak cocok dengan total suara. Pengakuan Mustofa, sejak tanggal 27 April hingga 29 April, ditemukan rata- rata 1.000 kesalahan setiap harinya.

Baca:  Ijtima Ulama Ketiga Bahas Penyikapan Kecurangan Pilpres

Mustofa menyampaikan, jumlah kesalahan tertinggi didominasi Provinsi Jawa Barat sebanyak 788 TPS, diikuti Sumatera Barat 740 TPS, Jawa Tengah sebanyak 736 TPS, Jawa Timur sebanyak 409 TPS, DKI Jakarta sebanyak 361 TPS, Sulawesi Selatan sebanyak 252 TPS dan Yogyakarta sebanyak 154 TPS.

Maka Mustofa mendesak pihak Bawaslu agar segera menangani kasus kesalahan entry data ini. Dia juga meminta agar KPU mau membuka diri untuk dilakukan audit forensik. “Kami siap membantu, semua data kesalahan sudah kami rekam jejak digitalnya,” tambahnya.

Baca:  Lagi, Petugas KPPS di Kota Bogor Gugur Usai Jalankan Tugas

Mustofa dalam keterangan tertulis mempertanyakan pernyataan sebelumnya yang disampaikan Ketua KPU, Arief Budiman, yang mengatakan, Situng KPU hanya untuk bahan publikasi, bukan hasil Pemilu. Menurut Mustofa, pernyataan Ketua KPU tersebut sangat berbahaya karena terkesan lari dari tanggung jawab.

Rep: Sendi Romadhon Simorangkir