LIPUTANBOGOR.COM- NERS Indonesia adalah sebuah Lembaga kemanusiaan yang bergerak di bidang Sosial, Ke Emergencyan, Kebencanaan dan Pendidikan yang di naungi oleh Yayasan Jejak Relawan Kemanusiaan. Untuk kali ketiganya NERS Indonesia akan mengadakan kegiatan training and Camp Medical Disaster Response Batch 3 di Camping Site Paseban- Megamendung Kabupaten Bogor Jawa Barat. Kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2023 (Online) dan 10-11 Juni 2023 (Offline) di Lokasi.
Menurut ketua Pelaksana kegiatan MDR 3, Sdr. Rama, Bhawasanya kegiatan MDR Batch 3 ini adalah suatu agenda yang menjadi komitmen organisasi untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan relawan mengenai apa yang harus dilakukan Ketika bencana dating dan penolong bisa melakukan pertolongan penyintas bencana dengan benar dan optimal.
Konsep training MDR Batch 3 ini sangat istimewa yakni dengan adanya paduan konsep Survival di alam sebagai pembelajaran real Ketika relawan melakukan improvement dalam rentang waktu 72 jam pasca bencana terjadi. Ini sangat menarik imbuh Rama sebagai ketua Pelaksana kegiatan.
Pada giat MDR Batch 3 ini kamipun menampilkan beberapa pemateri handal dibidang kebencanaan diantaranya Prof. Samuel Ravi Kumar (Stering Committee international NERS Indonesia), dr M. Iqbal El Mubarok, (Praktisi Medis dan Kebencanaan), Dody Mangku Alam (Senior Paramedic) Kamal Putra Pratama (Pendiri NERS Indonesia) Kang Ridwan Fauzi (Nature Anthusias), Zulfahmi Ramli (Rescue Consultasnt) Hari Priatna (Training Consultant). Menurut Rama Pemateri yang akan kami tampilkan dalam MDR 3 ini sangat berpengalaman dibidangnya dalam penaggulangan dan pengelolaan di bidang kebencanaan.
Menurut ketua umum NERS Indonesia Sdr. Trio Aji Saputro, Materi pada MDR 3 ini tak kalah specialnya dengan konsep, dan ini adalah upaya untuk mengasah kemampuan relawan untuk improve saat dilapangan atau bencana dengan kondisi yang serba kurang dan terbatas, maka kami memasukan materi yang disesuaikan dengan pengalaman Kami saat berada di dalam melakukan bantuan di area bencana, diantaranya adalah penyampaian materi bagaimana relawan bisa menjadi solusi dalam pertolongan awal di fase emergency 72 jam pasca bencana dimana bantuan dan fasilitas medis belum aktif.
Skill relawan harus adequate untuk menangani pertolongan medis ataupun kehidupan dasar mannusia untuk bertahan dan memiliki peluang terselamatkan dengan optimal tanpa mengurangi apapun dalam segi Kesehatan masyarakat yang terdampak bencana.
Semoga antusiasme masyarakat dan relawan untuk mengikuti training MDR Batch 3 ini dapat tercapai dengan maksimal.
Salam Kemanusiaan,
MAKSIMALKAN…!!!






