LIPUTANBOGOR.COM – Sejak bulan suci Ramadhan menginjak hari ke 9, Pihak SMPN 11 yang berlokasi di Jalan Sempur, Kota Bogor ini menggelar kegiatan keagamaan Sanlat ( Pesantren Kilat ) secara Luring dan Daring yang mengusung tema ” Penumbuhan Budi Pekerti ” yang diikuti oleh semua jenjang kelas dari mulai kelas VII hingga kelas IX.
Saat ditemui seusai memimpin Sholat Duha diarea lapangan SMPN 11, Ketua Panitia Sanlat, Eky Maulana,S.Pd.i mengatakan bahwa kegiatan Sanlat yang diadakan oleh pihak SMPN 11 bersifat umum dalam pelaksanaan dan tema yang diusung yaitu penumbuhan budi pekerti. Menurut Eky, karena pelaksanaan kegiatan ini selain yang beragama Islam, ini juga berlaku bagi yang menganut agama kristen atau agama lainnya.

“Pelaksanaan Sanlat kali ini di SMPN 11 mengambil tema secara umum, karena ini juga berlaku bagi yang beragama selain islam. Pelaksanaan dari kegiatan sanlat yang dimulai sejak tanggal 11 hingga 22 April 2022 ini, selain luring atau tatap muka disekolah serta kami lakukan melalui daring, karena berkaitan kelas IX yang akan menghadapi ujian,” ungkap Eky yang berstatus sebagai guru bidang study PAI di SMPN 11 pada Rabu (13/4/2022).
Selama Sanlat Ramadhan 1443 H melalui luring ini, Pihak panitia sanlat mengisi dengan berbagai materi tentang keagamaan dengan disesuaikan menurut agamanya.Eky menyampaikan untuk sanlat yang diikuti oleh siswa dan siswi yang beragama islam diberikan 4 materi dalam pelaksanaannya.
“Materi yang kita sampaikan bagi yang menganut agama Islama meliputi pelajaran seperti Al-qur’an, Aqidah, Fiqih dan Akhlaq serta bagi non muslim dipandu langsung oleh guru bidang studi agama yaitu Siptin H. Marpaung, S.Pd.K secara langsung dalam pemberian materinya di waktu yang sama dengan lokasi ruangan kelas yang berbeda,” jelas Eky.
Menurutnya, kegiatan sanlat ini pun serempak dilaksanakan disemua sekolah yang ada di Kota Bogor yang memang bertujuan menumbuhkan dan penguatan budi pekerti bagi anak-anak pelajar yang sudah sekian lama mengikuti proses belajar secara daring karena situasi pandemi.
“Kami berharap, anak-anak bukan saja cerdas dalam keilmuan saja, tetapi cerdas dalam keimanannya supaya jauh lebih baik lagi, terlebih ini dalam momentum Ramadhan yang sangat tepat dalam penyampaiannya. Rasa antusias siswa dan siswi bisa terlihat sejak dimulai pelaksanaan luring sanlat dari kelas IX hingga kelas VII, mereka sangat senang dan khusu’ dalam mengikutinya, seperti tadi ketika melakukan Sholat Duha secara berjamaah dilapangan yang merupakan rangkaian awal dalam kegiatan sanlat di SMPN 11,” pungkas Eky dengan bangganya.( D2N )





