Beranda News Bogor Raya

Tuntut Realisasi Janji Walikota, HMI Duduki Ruang Rapat Walikota Bogor

LIPUTANBOGOR.COM – Sejumlah kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor mendatangi kantor Walikota Bogor, Kamis (21/1) untuk menuntut janji yang sempat di sampaikan walikota Bogor terhadap HMI.

Ketua Umum HMI cabang Kota Bogor, Saepul Wahyudin Putra menjelaskan tepatnya tanggal 26 Desember 2018 pihaknya melakukan Koordinasi Bersama Walikota Bogor, dalam penentuan tempat kegiatan Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) ke-XII Yang saat ini sedang berjalan di Kelurahan Sempur Kecamatan Bogor Tengah.

Dalam pertemuan koordinasi tersebut, Saepul mengatakan menyampaikan Bahwa Agenda Tahunan yaitu KBM XII akan dilaksanakan di Bogor Selatan Kelurahan Mulyaharja.

“Setelah disampaikan berkenaan dengan penempatan kegiatan KBM XII, Walikota Bogor yaitu Bima Arya Sugiarto menanggapi dan meminta Kegiatan KBM XII HMI Cabang Kota Bogor Tahun 2019 dilaksanakan di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah aja jangan di Kelurahan Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan dan beliau Akan support Kegiatan KBM XII,” ujar Saepul.

Koordinasi pun selesai, lanjutnya, dan dilanjutkan dalam rapat evaluasi bersama jajaran kepengurusan HMI Berkenaan dengan permintaan Walikota Bogor.

Setelah hasil rapat di sepakati jajaran kepengurusan untuk melaksanakan Kegiatan KBM XII sesuai permintaan dari walikota Bogor, lanjutnya, jajaran pengurus HMI Cabang Kota Bogor mengadakan Audiensi lanjutan bersama walikota Bogor dan menyetujui permintaan walikota Bogor Terkait Penempatan Kegiatan KBM XII yang di laksanakan di kelurahan Sempur Kecamatan Bogor Tengah.

Baca:  Polemik Dana BOS, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Ada Rencana Demo

“Walikota Bogor, Bima Arya berjanji akan support Kegiatan KBM XII dan sinergiskan Program-program Kegiatan KBM,” tutur Saepul.

Proses demi Proses, katanya, dengan segala tahapan beberapa Jajaran Kepanitiaan Kegiatan KBM XII HMI cabang Kota Bogor Melakukan Survey Lokasi Kegiatan sekaligus mencari sekretariat yang akan di tempati. 6 Februari 2019 Kegiatan KBM XII HMI Cabang Kota Bogor Resmi di Buka Oleh Walikota Bogor. Rena Selaku Lurah Kelurahan Sempur dan Agus Selaku Camat Bogor Tengah pun ikut hadir dalam Pembukaan Tersebut.

“Beberapa poin penting yang disampaikan Bima Arya pada waktu Pembukaan Kegiatan KBM XII, Apresiasi Yang Teramat Besar Atas adanya Kegiatan KBM XII di Kelurahan Sempur, Semoga HMI dan Pemkot Dapat Bekerjasama dalam Menyukseskan Setiap Program Yang akan di rancang kan temen temen nanti,” jelasnya.

Setelah di tetapkannya Program – Program Kegiatan hasil daripada sosialisasi dan Observasi oleh jajaran Kepanitiaan KBM XII, lanjut Saepul, pada Selasa 12 Februari 2019 Pukul 20.00 – 02. 00 wib, semua rancangan Program – Program pun di Persentasikan Kepada Bima Arya Selaku Walikota Bogor.

Baca:  Dapur Pencetak Sukses Alumni Teknik UIKA

“17 Februari 2019 pukul 23.42 wib tepatnya di Cafe Foresthree jajaran Kepanitiaan dan Pengurusan Cabang Melakukan Audiensi Penyampaian Setiap Program semua Bidang. Bima Arya mengatakan akan intruksikan Ke instansi Terkait berkenaan dengan Kegiatan KBM XII HMI Cabang Kota Bogor agar dapat bersinergis, dan Informasi Lebih Lanjut Berkenaan dengan Kegiatan KBM XII HMI Cabang Kota Bogor akan dibahas di Audiensi Pada Hari Rabu,20 Februari 2019 ujar Bima Arya,” tambah Saepul.

Namun sangat disayangkan, kata Saepul ketika di Konfirmasi Ke Walikota Bogor maupun Aspri Pemerintah Kota Bogor mengatakan tidak dapat menepati Janji yang di sampaikan pada Minggu, 17 Februari 2019 pukul 23.42 WIB.

“Kekecewaan yang teramat besar kepada walikota Bogor yang mengingkari akan janjinya, sehingga kekecewaan itu menjadi trending topik dalam rapat kepengurusan dan jajaran kepanitiaan KBM XII, adapun hasil daripada rapat tersebut HMI Cabang Kota Bogor sepakat untuk menduduki ruang rapat Walikota Bogor dengan tuntutan realisasi janji untuk bersinergis di setiap program – program kegiatan KBM XII dalam semua Bidang,” ucapnya.

Baca:  KMPB Kritisi Familiy Gathering F4GN Ditengah Pandemi Covid 19

Dari keterangan yang kami terima, sesampainya Di ruang Rapat Walikota Bogor Bendera HMI dipasang dan tak ada satu pun yang angkat bicara sebelum walikota Bogor tiba di ruangan. Beberapa jajaran Pemkot Yang mencoba untuk mengajak Berdialog pun tidak ditanggapi.

“HMI tak beradab,tak punya etika itu yang di sampaikan agus dalam ruangan rapat itu,keadaan forum masih tetap aman terkendali, namun beberapa menit kemudian kericuhan terjadi setelah Agus selaku camat Bogor Tengah yang tidak paham akan teritorial kepemimpinan Merampas Handphone sampai retak, dari salah satu Kader HMI yaitu Elsa Mayori,” ungkap Saepul

Salah satu kader HMI tidak terima dengan tindakan Represif yang di lakukan Agus terhadap elsa, kata Saepul, akhirnya ia meminta Agus untuk mengembalikan Handphone tersebut.

“Dorong dorongan pun terjadi antara agus dan kader HMI, bahkan agus sempat melakukan kontak fisik sebagaimana yang terekam dalam video,” tandas Saepul.

Sementara itu, Ketua Pelaksana KBM XII, Mukhtar mengatakan jikalau bapak walikota kecewa atas tindakan kami, kami pun kecewa karna janji-janji yang di ucapkan Walikota tidak sesuai apa yang di ucapkannya. “Mungkin ini adalah bentuk protes dan kekecewaan kita terhadap Walikota,” tegas Mukhtar. (MIA)