KOTABOGOR,LIPUTANBOGOR.COM – Pelaksanaan Vaksinasi hari ke 2 di Kampus Unpak mendapati antusias dari semua kalangan, tak terkecuali kalangan usia 12 sampai 17 tahun yang mendaftar untuk vaksin jenis Pfizer.
“Antusias masyarakat terhadap pelaksanaan vaksinasi terlihat sangat banyak, sejak hari pertama kemarin menggunakan vaksin Astra Zeneca dalam pelaksanaan vaksinasi yang diperuntukkan bagi warga Kelurahan Tegallega senantiasa ramai. Dan untuk besok tentunya berharap masih ramai dengan vaksin jenis Pfizer tentunya,” ungkap dr Viktor Saija M.Km selaku Wadir Nakes yang membawahi Kelurahan Pabaton, Sempur dan Tegallega kepada media disela giat vaksinasi pada Kamis ( 26/08/21 ).

Karena antusias warga begitu besar dalam vaksinasi ini, hingga menurut dr Viktor menambah 2 vaksinator dalam pelaksanaan vaksin di Kampus Unpak kali ini yang awalnya hanya 2 vaksinator yang menargetkan kurang lebih 300 yang divaksin.
“Terkait vaksin jenis Pfizer, seperti diketahui bahwa merk tersebut sudah diakui oleh Internasional, dan memiliki kelebihan proteksinya hingga 96 persen, aman untuk anak-anak, termasuk barang langka yang sudah dipakai di beberapa negara Eropa dan bebas menggunakan jenis ini diberbagai negara manapun,” papar dr Viktor yang menjabat Kepala Puskesmas Kelurahan Sempur Kecamatan Bogor Tengah ini.
Lebih lanjut dr Viktor menjelaskan, perbandingan dengan vaksin jenis Sinovac yaitu sistem proteksinya hanya 65 persen, jauh lebih tinggi Pfizer. Kata Viktor, maka vaksin ini lebih aman diberikan kepada anak-anak karena memiliki proteksi yang hampir mencapai 100 persen.
“Dan hari inipun, gerai vaksinasi yang sedang berlangsung di Kota Bogor hampir mayoritas menggunakan jenis Pfizer. Keberadaan media sosial ( medsos ) tentunya sangat berpengaruh dalam vaksinasi ini, karena kemungkinan besar anak-anak sekolah khususnya yang divaksin hari sudah mengetahuinya, apa kelebihan dari jenis vaksi ini, dan memang sudah menjadi salah satu syarat dan rujukannya harus sudah divaksin disemua sekolah tentunya, termasuk berlaku disemua Mal, Statsiun kereta dan moda tranportasi yang lainnya,” tutupnya.( D2N )





