Beranda News Hukum

Warga Resah, Pelaku Curanmor Beratribut Ojek Online Terekam CCTV Beraksi di Cimanggu

Pelaku curanmor yang mennggunakan atribut ojek online saat beraksi disalah satu resto di wilayah Cimanggu, Kecamatan Tanahsareal pada Sabtu, 17 Januari 2026.

LIPUTANBOGOR.COM – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus menyamar menggunakan atribut pengemudi ojek online (ojol) dan jasa pengantaran makanan kian meresahkan warga Kota Bogor.

Terbaru, seorang pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) saat menggasak sepeda motor di salah satu gerai waralaba di kawasan Cimanggu, Kecamatan Tanah Sareal, Sabtu (17/1/2026).

Dalam rekaman video yang beredar luas di jagat maya, pelaku tampak sangat tenang. Ia mengenakan jaket identitas salah satu layanan pengantaran makanan, Shopee Food, untuk mengelabui warga sekitar agar terlihat seperti pengemudi yang sedang menunggu pesanan.

Namun, hanya dalam hitungan detik, pelaku berhasil membobol kunci kontak motor korbannya dan membawa lari kendaraan tersebut.

Baca:  Butuh Waktu Tiga Hari, 2 dari 3 Pelaku Pembacok Siswa SMK di Bekuk Sat Reskrim Polresta Bogor Kota, Pelaku Utama Ternyata Seorang Residivis

Wajah pelaku terlihat jelas dalam rekaman CCTV karena tidak menggunakan masker atau penutup wajah yang sempurna.

Hal ini pun memicu kemarahan warga dan netizen yang menilai pelaku sudah sangat berani dan tidak memiliki rasa takut.

Penggunaan atribut ojek online oleh para pelaku kejahatan diduga kuat merupakan strategi untuk menghindari kecurigaan warga di lokasi-lokasi keramaian seperti restoran, minimarket, dan area parkir publik.

“Sekarang susah membedakan mana yang benar-benar mencari nafkah dan mana yang niat jahat. Atribut hijau atau oranye itu seringkali dijadikan kedok agar warga tidak curiga saat mereka berlama-lama di parkiran,” ujar salah satu warga Tanah Sareal yang geram melihat kejadian tersebut, Minggu (18/1).

Baca:  ​Puji Rekam Jejak Kombes Pol Rio Wahyu, Ketua DPRD Kota Bogor: Siap Kolaborasi Kawal Kamtibmas

Kejadian yang terekam jelas di wilayah Cimanggu ini sontak menuai beragam komentar pedas dari warga. Masyarakat menuntut kesiapan dan ketegasan jajaran Polresta Bogor Kota untuk segera menangkap pelaku. Pasalnya, identitas visual (wajah) pelaku sudah terpampang nyata di rekaman CCTV.

“Wajahnya sudah jelas, lokasinya jelas. Kami berharap pihak kepolisian segera bertindak. Jangan sampai masyarakat yang bergerak sendiri karena sudah terlalu resah dan geram,” tulis salah satu komentar warga di akun informasi lokal.

Keresahan warga bukan tanpa alasan. Frekuensi kehilangan kendaraan di wilayah Kecamatan Tanah Sareal belakangan ini dilaporkan meningkat, terutama di area-area yang minim pengawasan ketat namun ramai dikunjungi ojek online.

Baca:  Bukan Sekadar Seremoni, PWI Kota Bogor Awali Rangkaian HPN dengan Aksi Nyata Pelayanan Publik Terpadu

Pihak kepolisian mengimbau agar pemilik kendaraan tetap menggunakan kunci ganda meski memarkirkan kendaraan di depan toko waralaba atau restoran dalam waktu singkat.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota dikabarkan tengah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku berdasarkan bukti rekaman CCTV tersebut.

Warga berharap patroli di wilayah-wilayah rawan seperti Cimanggu ditingkatkan dan ada pengawasan lebih ketat terhadap penggunaan atribut ojek online oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.(D2N)