LIPUTANBOGOR.COM – Panitia ke-75 Sekolah RP (Regina Pacis) Bogor, dengan dukungan dari berbagai komunitas dan alumni mengadakan kegiatan “Sabtu Berbagi”, hal ini untuk menyediakan makanan bagi mereka yang membutuhkan.
Ide tersebut muncul setelah melihat antusias masyarakat yang membutuhkan makan gratis dan juga dipengaruhi oleh perubahan lalu lintas di Kota Bogor.
Selama tiga bulan terakhir, inisiatif tersebut telah berkembang secara signifikan dan sekarang menyediakan hingga 250 makanan setiap hari Sabtu.
Yuno Abeta Lahay, Koordinator Humas dan Publikasi Panitia, mengungkapkan, ide tersebut berawal dari kebutuhan makan gratis dan menyaksikan sejumlah besar orang mengantri untuk mendapatkan sumbangan makanan pada hari Jumat.
Selain itu menurut pria yang akrab disapa dr Yuno ini mejelaskan, dengan adanya perubahan rute jalan, akibat pembangunan jembatan otista, dirinya mengantar anak sekolah harus memutar arah dan sering melihat kegiatan Jumat berkah.
“Ia semenjak pembangunan jembatan otista kan rute pun dirubah, yang tadinya bisa langsung satu arah dari rumah ke sekolah anak saya ngga harus muter, namun kini harus muter dulu lewat Jl. Jenderal Sudirman, dan setiap Jumat itu saya sering melihat antrian panjang warga yang membutuhkan makanan gratis di kegiatan Jumat berkah yang diadakan teman-teman Pusdikzi,” ucap Yuno yang menjabat juga sebagai Ketua PHRI Kota Bogor pada Sabtu (5/8/23).
Berawal dari situlah, pihaknya mulai berpikir dan berkoordinasi dengan suster yayasan RP untuk melakukan kegiatan yang sama namun di hari Sabtu,” jelas Yuno, yang juga sebagai alumni sekolah RP Angkatan ke 99, saat ditemui mediabogor, di sesi acara pembagian kacamata bagi masyarakat pra-sejahtera, dilaksanakan di, Jl. Ir. Juanda, Kota Bogor.
Lanjut Yuno, Inisiatif ini dimulai dengan dukungan dari Pengurus BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor dan sejak itu mendapat kontribusi besar dari alumni dan komunitas lainnya.
“Tujuan utamanya adalah untuk mengatasi kebutuhan dasar untuk akses langsung ke makanan bagi orang yang membutuhkan,” paparnya.
Adapun Inisiatif “Sabtu Berbagi” ini telah mendapatkan pengakuan, dan tampaknya akan terus berkembang dengan dukungan berkelanjutan dari alumni dan berbagai komunitas bahkan setelah perayaan ulang tahun sekolah.
“Untuk jumlah makanannya sendiri yang disediakan yayasan sekolah per hari Sabtu meningkat dari 150 menjadi 250 porsi. Upaya ini benar-benar menampilkan semangat kepedulian dan kasih sayang,” tukasnya.
Yang menariknya, saat Yanti Rachim yang merupakan istri dari Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim yang juga merupakan sama-sama alumni dari sekolah Regina Pacis. Ia hadir sebagai bentuk apresiasi dalam pelaksanaan perayaan HUT ke 75 untuk sekolah RP.
” Saya sangat bangga dengan kegiatan yang dilakukan oleh pihak Yayasan dan seluruh angkatan alumni RP, hingga terlaksana pra event dan rangkaian memperingati HUT ke 75 yang pertama kalinya di Kota Bogor. Terlebih, kebetulan saya juga merupakan alumni dari RP turut mengapresiasi dengan kegiatan seperti ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” pungkas Yanti.(D2N)





