LIPUTANBOGOR.COM – Proyek pembangunan Masjid Agung, Kota Bogor yang masih belum selesai seluruhnya, akan dilanjutkan pada tahun 2023 dengan alokasi anggaran Rp 36 miliar.
Saat ini, proyek itu menjadi tahapan terakhir penyelesaian pembangunannya. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor akan mentargetkan lelang proyek Masjid Agung Kota Bogor itu, akan dilakukan setelah Lebaran 2023.
Proses lelang itu, dilakukan agar lebih cepat dikerjakan sehingga lebih cepat rampung di akhir tahun ini juga. “Target kita tetap dilelang habis Lebaran ini. Kita akan segera mulai selesaikan, tidak ada tunda-tunda, biar cepat selesai,” jelas Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Rena Da Frina, Rabu 29/3/2023 kemarin.
Rena mengatakan, saat ini data untuk proses lelangnya, masih ada revisi pada perencanaan setelah adanya beberapa atensi dari pimpinan terkait yang mengkoneksikan Masjid Agung dengan Alun-Alun Kota Bogor dan Blok F Pasar Kebon kembang.
“Bukan sky bridge sih bentuknya, cuma lebih kepada akses. Jadi ada tambahan, kita lakukan penyesuaian saja dan masih dibahas bersama Inspektorat. RAB (Rencana Anggaran Biaya) nya kita bedah satu-satu, baru nanti kami persiapkan untuk lelangnya,” kata Rena.
Meskipun ada perubahan dalam perencanaan, ia juga memastikan alokasi biaya yang dianggarkan tetap atau tidak berubah. Pihak PUPR juga sudah merampungkan survei terkait pemasangan menara pada Masjid Agung Kota Bogor.
“Alokasi anggarannya tidak berubah. Tapi kami sesuaikan saja karena ada atensi dari pimpinan soal akses tadi. Intinya kami baru pemberkasan untuk lelang, siapkan KAK (Kerangka Acuan Kerja), RAB dan lainnya,” jelas Kadis itu.
Diketahui, Masjid Agung Kota Bogor sudah bisa digunakan kembali setelah proses pembangunannya sempat mangkrak beberapa tahun. Sejak akhir tahun lalu, Masjid yang berada dekat Pasar Anyar tersebut telah dibuka dan dapat digunakan untuk beribadah.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya, memastikan pembangunan penyempurnaan Masjid Agung Kota Bogor akan dilanjutkan pada tahun 2023 ini dengan anggaran Rp36 miliar.
Diakui Bima, bahwa pembangunan Masjid Agung Kota Bogor belum sepenuhnya 100 persen rampung. Pembangunan lanjutan Masjid Agung di awali dengan ekspos perencanaan dan item-item yang akan dikerjakan oleh pihak kontraktor dalam penuntasan pembangunan Masjid Agung tahun anggaran 2023 ini.
Bima Arya meminta agar tidak ada keterlambatan pengerjaan seluruh proses agar dikerjakan secara on time atau tepat waktu.
“Penuntasan tempat Masjid Agung yang terintegrasi dengan Alun-alun, saya minta pengajuannya tepat waktu,” katanya.
Bima Arya juga meminta agar Dinas PUPR segera melakukan koordinasi dengan pihak DKM terkait item-item yang akan dikerjakan dalam perencanaan lanjutan pembangunan Masjid Agung itu.(D2N)





