Beranda Profil

Ahmad Sastra, Ulama Intelek Lulusan PPMS Ulil Albaab

LIPUTANBOGOR.COM – Ahmad Sastra merupakan ulama intelek lulusan dari Pondok Pesantren Mahasiswa dan Sarjana (PPMS) Ulil Albaab UIKA Bogor, Rabu (21/2). Dia yang akrab dipanggil Sastra ini, diketahui pernah mengenyam pendidikan akademik dari sarjana hingga doktoral di Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor.

Sastra, menyampaikan, dia masuk PPMS Ulil Albaab tahun 1997. Pada saat itu dia masih mahasiswa jenjang program sarjana. Bapak yang mempunyai hobi menulis dan membaca tersebut menyampaikan kalau dia tinggal di PPMS selama tiga setengah tahun.

Menurutnya, alasan dia tinggal di PPMS Ulil Albaab karena di sana terdapat beasiswa. Namun dia mengatakan, alasan lain dia memilih tinggal di sana karena ingin memperdalam kajian ilmu Islam. “Mendapatkan pengalaman organisasi yang baik, juga dapat menambah pemahaman serta wawasan terkait studi Islam dan Islam kontemporer,” ucapnya.

Baca:  GP Ansor Kota Bogor Gelar Silaturahmi dan Halal Bihalal

Sastra yang lahir di Semarang, Jawa Tengah ini, menyampaikan, saat itu mahasiswa yang tinggal di PPMS Ulil Albaab diberikan banyak ilmu teoritis dan praktis, serta kitab kuning dan kitab putih. Tidak hanya itu, menurut Sastra, mahasiswa yang tinggal disana juga diberikan kajian keulamaan dan intelektual.

Saat ini, Sastra mempunyai berbagai hasil karya tulis, diantaranya buku Sang Pemenang dan Kisah- Kisah Inspiratif yang keduanya diterbitkan oleh Dian Rakyat. Selain sebagai penulis buku dan kolom artikel di berbagai media Koran, dia juga menjabat sebagai Ketua Divisi Riset dan Literasi Forum Doktor Islam Indonesia, Pembina Yayasan Islam An Nashr, Pembina Granada Islamic Boarding School, serta sekretaris Pesantren Darul Muttaqien Parung Bogor.

Baca:  Maju di Pileg, Dindin Nurdiansah Bawa 5 Misi Pengabdian

Sastra pun bercerita, hal unik yang masih di ingat saat berada di PPMS Ulil Albaab yakni kegiatan makan bersama. “Dikarenakan minimnya uang yang dimiliki,” ungkapnya. Dia mengaku kepada LiputanBogor.com, kalau materi pembelajaran tafsir, hadis, dan manajeman di PPMS masih diingatnya hingga sekarang .

Sebagai santri di PPMS, Sastra banyak mengikuti kegiatan keagamaan di PPMS yang letaknya masih di dalam lingkungan kampus UIKA tersebut. “kegiatannya itu salat malam dilanjut salat subuh, setelah itu ada ta’lim subuh. Saat pagi mulai kuliah, dan malam harinya mengikuti ta’lim malam,” ucapnya.

Baca:  Ranting Muhammadiyah Mampang dan Rumah Quran Gelar Qur’an Camp

Sastra mengakui, dia bisa menjadi seorang yang ulama intelek karena tidak telepas dari pengaruh positif yang di dapat ketika berada di PPMS Ulil Albaab. Dia pun menyampaikan, keberadaan Ulil Albaab ini merupakan salah satu asset umat yang harus terus di tingkatkan kualitasnya dan dijaga eksistensinya.

SENDI ROMADHON SIMORANGKIR