JAKARTA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dr Jasra Putra turut menyoroti laporan Satgas Covid 19 tentang percepatan penularan Cluster Covid 19 yang telah menjadi 6000 kasus harian dengan jumlah kematian perhari sudah di atas angka 10 dan jumlah kasus aktif 46 ribu. Hal ini, kata Jasra, harus menjadi peringatan Satgas Covid untuk disikapi secara bijak.
“Paralel dengan itu, media juga melaporkan situasi rumah sakit yang mulai berdatangan pasien dengan gejala Covid. pagi ini sudah masuk laporan dari orang tua murid tentang 10 anaknya yang positif Covid,” kata Jasra dalam keterangan tertulis, Senin (01/08/2022).
Jasra menambahkan, adapun laporan SMPN 2 Kota Depok sejak diketahui tiga siswanya positif Covid langsung lockdown selama lima hari.
“Kemudian dari Satgas Covid DIY yang menyatakan ada 120 kluster sekolah yang terlaporkan,” tuturnya.
“Saya kira laporan kluster sekolah ini harus di sikapi serius untuk memastikan kesehatan anak-anak kita. Dengan itu keberlansungan belajar tetap bisa terpenuhi,” tambah Jasra.
Tentu, sambung Jasra, beberapa komisioner KPAI langsung turun ke sekolah setelah menerima beberapa laporan, karena kekhawatiran orang tua murid dan sekolah harus kita jembatani, demi kepentingan hak pendidikan anak tetap berlangsung baik.
Masih dikatakan Jasra, KPAI baru saja melaksanakan Rakornas 18 Juli 2022 yang lalu bersama Wamenkes tentang Percepatan Pemenuhan Hak Kesehatan Dasar Anak dalam Situasi Pandemi Covid 19.
“Hasil rekomendasinya pentingnya disikapi lintas sector, pentahelix, termasuk kluster sekolah yang mulai menjadi keresahan orang tua dan sekolah,” jelas Jasra.
Diakhir, Jasra menegaskan, panduan SKB 4 Menteri kita apakah sudah efektif dilaksanakan sekolah, siswa dan orang tua murid, tentang pengurangan siswa ketika di temui kasus, atau ketika banyak ditemui bisa karantina mandiri sementara, sebelum kembali ke PTM.





