LIPUTANBOGOR.COM – Siapa yang tidak tahu kebab? Makanan dengan isian daging, sayuran, dan saus yang dibalut dengan tortila ini sungguh menggugah selera, apalagi makanan khas Timur Tengah ini sudah banyak dijual di emperan Bogor loh, banyak kedai kebab yang menjual varian khasnya masing-masing, salah satunya kedai Kebabe.
Kisah awal mulanya, pada penghujung akhir 2019, Ahmad Rifa’i memulai bisnis komoditi daging namun saat bulan februari 2020 Rifa’I terpaksa harus menutup bisnisnya di karenakan terjadinya pademi covid -19 yang membuat usahanya harus kandas karena omset yang turun tak sesuai target. Namun saat itu masih ada stock daging yang tersisa, lalu Rifa’i berfikir untuk memanfaat kan stock daging untuk di jual lagi. Pada saat itu Rifa’i memutuskan untuk berjualan kebab dengan konsep yang berbeda dengan kebab biasanya demi memanfaatkan sisa daging yang dia punya.
![]()
Perjuangan Rifa’i tidak sampai disitu saja dia jatuh bangun untuk membuat resep kebab, “Gw ingin Mengenalkan kepada masyarakat bahwa kebab ini beda dengan kebab yang lain“ tutur Rifa’I, lalu terciptalah “kebabe” dengan tag line “kebab palsu ” diberi tagline tersebut karena kebab yang dia buat tidak sama dengan kebab lain, dimulai dari sayuran, cara menggulung, jumlah isian kebab, saus kebab yang khusus di buat untuk kebabe serta cara penyajian pun beda dengan kebab biasanya yaitu dengan dipotong 2, bahkan Rifa’i sendiri bilang bahwa apabila di lihat dari bentukan kebab ini tidak terlihat seperti kebab pada umumnya. tidak mudah menciptakan kebab yang beda demi “break the habbits” masyarakat Indonesia terhadap kebab, karena masyarakat Indonesia mengenal kebab dengan sebutan daging yang di gulung dengan tortilla saja , ini yang membuat kebabnya berbeda dengan kebab lain. Pada Akhirnya rifa’’I benar-benar memulai usaha Kembali pada 2021.
Pada 2021 Rifa’I berjualan di sebelah hotel semeru di pinggir jalan raya , namun karena Bogor sedang ada kebijakan PPKM untuk meminimalisir terjadinya penyebaran virus. rifa’I berpindah ke jalan menteng berjualan di depan rumahnya dan untuk order online melalui gojek ataupun gofood bisa di akses, atau kalian bida kunjungin sosial media Instagramnya di @kebabe.id. Untuk harga yang di tawarkan cukup ramah di kantong yaitu ukuran kecil 15 ribu dan 18 ribu untuk yang besar, untuk saat ini kebabe hanya mempunyai satu menu saja seperti daging kebab biasa dengan sebutan “fake kebab” , namun nanti pada akhir bulan juli akan ada menu baru menggunakan daging ayam yang akan dia sebut “chicken wrap”. (Eldy /Adul)





