Beranda News Bogor Raya

Bhavana Harsa 2025: Bawa Semangat “Lestari Budaya, Harmoni Nusantara” dengan Sentuhan Keberlanjutan Lingkungan

LIPUTANBOGOR.COM – Rangkaian acara pra-event Bhavana Harsa 2025, yang diprakarsai oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB, telah sukses digelar pada 27 Agustus 2025 di Mall Botani Square. Mengusung tema besar “Lestari Budaya, Harmoni Nusantara”, acara ini mengajak generasi muda untuk kembali merangkul dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia, sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan.

Acara yang dimulai pukul 17.25 WIB ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Noel Alfaro Sitanggang. Noel menyampaikan bahwa tema ini dipilih untuk mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan kebudayaan, yang merupakan kunci identitas bangsa. “Kami berharap budaya kita dapat terus dikenal oleh generasi selanjutnya. Selain itu, dengan maraknya isu pencemaran alam, kami membentuk sistem sustainability sebagai upaya kami untuk mengurangi polusi demi menyelamatkan generasi yang akan datang,” ungkapnya.

Baca:  Prahara Lahan Cijeruk, Sembilan Bintang Minta BPN Bogor Tegas Jangan Seperti Banci

Senada dengan itu, Menteri Seni dan Budaya BEM KM IPB, Ludgerus Mashur Basana Manik, dalam sambutannya menegaskan bahwa acara ini merupakan komitmen BEM KM IPB untuk menjaga kebudayaan. “Gebyar Nusantara adalah bentuk komitmen kami. Kami juga mengajak 22 organisasi mahasiswa daerah (OMDA) untuk berkontribusi. Konsep sustainable kami terapkan karena merupakan hal yang perlu, tidak hanya untuk menjaga budaya tetapi juga melestarikan lingkungan,” jelas Ludgerus.

Sambutan juga datang dari Menteri Koordinator, Muhammad Fariz Adlan. Ia menyampaikan harapannya agar konsep baru yang diusung oleh Gebyar Nusantara 2025 ini dapat membawa manfaat, bukan hanya bagi manusia, tetapi juga bagi alam dan seluruh makhluk hidup. “Semoga Gebyar Nusantara 2025 dapat berjalan dengan sukses dan lancar, serta menjadi tujuan yang bisa dikerjakan dan diselesaikan dengan baik,” tambahnya.

Baca:  Dihadiri Gisel hingga Hengky Kurniawan, Ribuan Pelari Serbu PADJADJARUN 2026 di The Mutiara Bogor

Acara dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan dan sesi inspiratif, termasuk penayangan film pendek berjudul “Petualangan Hanu” yang menceritakan awal mula terbentuknya maskot Gebyar Nusantara. Penampilan tari yang memukau dan talkshow bertajuk “Gen Z are Sustainability Generation?” menjadi sorotan utama.

Talkshow ini menghadirkan Canakya Galerita, Presiden IFSA LC IPB, sebagai narasumber, dan Afdrelia Utari Azizah sebagai moderator. Ia menegaskan bahwa sustainability bukanlah sekadar tren, melainkan cara hidup yang sudah ada sejak dahulu kala, seperti kebiasaan membawa rantang makanan atau menggunakan batik yang diwariskan turun-temurun. Canakya juga memaparkan data mengejutkan bahwa Gen Z adalah konsumen terbesar fast fashion yang berkontribusi pada penumpukan sampah pakaian. “Keberlanjutan bukanlah konsep yang asing, melainkan sesuatu yang sudah ada sejak lama. Aksi itu dimulai bukan besok, tapi sekarang, sama-sama, dari kita,” pungkasnya.

Baca:  Idrus Iskandar Resmi Plt Ketua Perindo Kabupaten Bogor 

Rangkaian acara mencapai puncaknya pada Grand Final BINEKA (Bangun Indonesia Dengan Kebudayaan) yang diikuti oleh organisasi mahasiswa daerah. Dua games menarik, BUNAKEN (Budaya Nusantara Kian Menyatu) dan RINJANI (Roda Interaktif Jelajah Indonesia), menguji pengetahuan para peserta tentang kebudayaan Indonesia. Setelah persaingan ketat, OMDA Mahakam berhasil keluar sebagai juara dan mengalahkan OMDA IPMM.

Acara ditutup dengan penampilan energik dari band Hotstop, yang semakin memeriahkan suasana.