Beranda News Bogor Raya

Datangi Balaikota, BEM Se-Bogor Tagih Janji Walikota

LIPUTANBOGOR.COM – Setelah dilantik dan menggelar Inagurasi kemarin, Wali Kota Bogor Bima Arya dan wakilnya Dedie Rachim memulai kerjanya di hari pertama di Balaikota Bogor, Senin (22/4/2019).

Namun di hari pertama kerja, kantor walikota yang belokasi di Jalan Ir Djuanda ternyata didatangi sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor.

Kedatangannya itu karena BEM se-Bogor menuding bahwa Walikota Bima Arya telah mengingkari janji kepada BEM untuk bertemu dan berdiskusi usai pelantikan kemarin.

Salah satu anggota BEM se-Bogor yang juga Presiden Mahasiswa di Universitas Pakuan, Dwiansyah Damanik mengungkapkan, kunjungan ke kantor walikota itu lantaran pihaknya merasa kecewa terhadap Walikota Bima Arya.

Baca:  Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmikan Jembatan Kali Jantung, Tegaskan Komitmen Nyata Atasi Persoalan Masyarakat

“Ya sangat jelas kekecewaan kami semua yang telah hadir hari ini, tapi tidak diterima untuk mengadakan diskusi bersama terkait permasalahan-permasalahan di Kota Bogor untuk kepentingan masyarakat. Komitmen dan kesepakatan bersama ini saat debat Pilkada 2018 lalu dan akan kami tagih sampai kapanpun,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Koordinator BEM se-Bogor Iqbal Habibi, BEM hanya menagih janji pada saat debat Pilkada 2018. Bahwa setelah pelantikan pihak BSB akan menutut kontrak politik yang disepakati oleh Walikota dan Wakil Walikota Bogor.

Baca:  Rudy Susmanto Tegaskan Pembangunan Kabupaten Harus Berkelanjutan, Estetika Dijaga dan Lingkungan Tetap Lestari

“Diagendakan pada Kamis 25 April 2019 mendatang kami akan hadir kembali menagih janjinya. Bima Arya menjanjikan akan menghadirkan Wakil Walikota dan dinas-dinas, harapan kami itu bukan omong kosong lagi, tapi fakta yang terealisasi,” ucapnya. (Heri)