Beranda News Bogor Raya

Gelar Simulasi Tanggap Darurat, PLN UP3 Bogor Perkuat Kesiapsiagaan Menghadapai Bencana

LIPUTANBOGOR.COM – Sebagai langkah antisipatif dalam menghadapi potensi bencana kebakaran di lingkungan kerja, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor menggelar kegiatan simulasi tanggap bencana kebakaran yang melibatkan Satuan Pemadam Kebakaran Kota Bogor.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus memberikan pemahaman praktis terkait prosedur evakuasi, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), serta koordinasi penanganan kebakaran secara cepat dan tepat. Melalui simulasi ini, seluruh peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam merespons situasi darurat sehingga dapat meminimalisir risiko dan dampak yang ditimbulkan.

Baca:  PLN Dukung Penuh Kepengurusan Forum Manajemen Risiko BUMN 2024-2027

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengutamakan keselamatan kerja.

“Keselamatan dan keamanan pegawai merupakan prioritas utama. Melalui simulasi tanggap bencana kebakaran ini, kami ingin memastikan seluruh personel memiliki pemahaman yang baik dan kesiapan yang optimal dalam menghadapi kondisi darurat, sehingga dapat bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Gumelar.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan pentingnya budaya keselamatan sebagai fondasi operasional perusahaan.

Baca:  Indosat Perkuat Jaringan 5G Berbasis AI di Jakarta Raya Sambut Natal dan Tahun Baru

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata penerapan budaya K3 di lingkungan PLN. Dengan adanya simulasi yang melibatkan pihak profesional seperti Damkar, kami berharap seluruh pegawai semakin sigap dan tanggap dalam menghadapi potensi risiko, serta mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan andal,” ungkap Sugeng.

Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Bogor berharap dapat terus memperkuat budaya keselamatan kerja serta meningkatkan kewaspadaan seluruh pegawai dalam menghadapi berbagai potensi bencana, demi terciptanya lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif.(D2N)