Beranda News Bogor Raya

Gelar Talkshow, KAMMI Bogor Bahas RUU PKS

LIPUTANBOGOR.COM– Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) daerah Bogor menggelar talkshow inspiratif yang membahas tentang kesetaraan gender antara wanita dengan pria yang saat ini erat kaitannya dengan isu Rancangan Undang-Undang Perlindungan Kekerasan Seksual (RUU-P-KS) yang sedang dibahas oleh para legislator DPR RI.

Talkshow yang digelar pada Sabtu (06/04) di kedai Abba, Tajur, Kota Bogor dihadiri oleh 50 orang peserta yang berasal dari berbagai kampus di Bogor.

Wakil Ketua Umum KAMMI Bogor, Arif Sibghotulloh menjelaskan bahwa digelarnya acara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang kesetaraan gender, Arif merasa bahwa masih banyak terjadi di masyarakat bahwa pemahaman tentang kesetaraan gender ini masih terjadi miskomunikasi dan kesalahpahaman tentang persepsinya.

Baca:  Tindak 1.502 Pelanggar PSSB, Hasilkan Rp 22 Juta untuk Kas Daerah

“Organisasi kami ini semua anggotanya mahasiswa muslim, jadi kami ingin melihat bagaimana dan ada dimana posisi kesetaraan gender itu dalam cara pandang mahasiswa dan kaum muslim,” ungkap Arif.

Arif menambahkan, kalau dari sejarah islam justru kaum wanita sangat di hargai hak-haknya sebagai seorang manusia.

“Dengan adanya kesetaraan gender ini justru menurut KAMMI malah ada penurunan terhadap penghargaan kepada kaum wanita,” tambah Arif.

KAMMI sendiri, lanjutnya, bukan pertama kalinya menggelar giat diskusi seperti ini, jauh sebelum acara ini digelar mereka sudah menggelar forum diskusi dari kampus ke kampus dengam topik yang sama dan pernah melakukan mediasi hingga ke DPR RI untuk mendorong pemahaman kesetaraan gender yang lebih tepat sehingga berpengaruh kepada RUU P-KS.

Baca:  Ledakan Diduga Granat Tewaskan Seorang Anak

“Tanggapan rekan-rekan DPR RI masih sangat normatif, kami malah dikira menentang RUU P-KS padahal itu tidak betul sama sekali,” jelasnya.

Berdasarkan itu, kata Arif, maka talkshow inspiratif KAMMI Bogor kali ini mengundang Sekretaris Komisi III DPRD provinsi Jawa Barat, Is Budi Widuri sebagai pembicara utama didampingi dua pembicara lainnya yaitu Rahmi Dahnan selaku Konselor Psikologi dan Inayah Fauziaty selaku praktisi Pendidikan.

“Bahkan bu Is Budi Widuri selaku anggota dewan provinsi menyatakan bahwa acara yang digelar KAMMI ini sangat bagus sekali karena selama ini para mahasiswa dan mahasiswi di lapangan mengetahui bahwa balutan dari isu kesetaraan gender ini memiliki pengemasan yang sangat bagus,” pungkas Arif. (M. Ihsan)