
LIPUTANBOGOR.COM – Pasca Korlantas Polri launching dan hadirkan sistem pengawasan tilang berbasis elektronik atau ETLE di seluruh Indonesia, Satlantas Polresta Bogor Kota gencar sosialisasikan program ETLE Mobile diseluruh lapisan masyarakat.
Tak terkecuali sosialisasi tertib berlalu lintas dan penerapan penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas secara elektronik dengan ETLE Mobile dan sekaligus pemberian helm khusus untuk ratusan penyandang tuna rungu dibawah naungan Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (GERKATIN) DPC Kota Bogor, yang berlokasi di Lapangan Sempur pada Kamis (8/12/22).
“Kami Satlantas Polresta Bogor Kota hari ini bisa berkumpul bersama teman-teman penyandang keterbatasan pendengaran (Tuna Rungu) dari DPC Gerkatin Kota Bogor. Selain sosialisasi ETLE Mobile, pihak kami memperkenalkan helm khusus bagi penyandang tuna rungu yang merupakan inovasi dari Satlantas Polresta Bogor Kota, hingga kini kami pun berupaya untuk penyempurnaan helm khusus ini,” papar Kasatlantas Bogor Kota, Kompol Galih Apria pada Kamis (8/12/22).
Kedepannya menurut Kompol Galih, masyarakat harus mengetahui bagi pengendara yang menggunakan helm khusus yang memiliki tanda khusus dibelakangnya ini, berarti memiliki keterbatasan pendengaran.
” Helm khusus tuna rungu hasil inovasi dari Satlantas Bogor Kota ini memiliki warna mayoritas kuning dibalut warna abu-abu ditengah bawah serta warna biru dengan bertuliskan “I Am Deaf” yang berarti saya tuli ini, tak lepas dari koordinasi dengan pihak Gerkatin menyangkut warna, logo dan tulisan sebagai upaya penyempurnaa secara maksimal yang nantinya akan kita bagikan bagi yang membutuhkan,” paparnya.
Dengan menggunakan penerjemah tuna rungu, Ilham Ahmad Turmuzi selaku Wakil Ketua dari DPC Gerkatin Kota Bogor mengatakan, dirinya mewakili komunitas tuna rungu menyampaikan apresiasi kepada pihak Satlantas Bogor Kota yang telah memberikan perhatian khususnya untuk masyarakat yang memiliki keterbatasan pendengaran dalam hal sosialisasi disiplin berkendaraan, program ELTE Mobile dan pemberian helm khusus.
” Kami Gerkatin Kota Bogor yang memiliki anggota sejumlah 200 orang ini sangat senang bisa mendapatkan perhatian khusus dalam hal pemberian informasi tentang aturan lalu lintas. Sejujurnya pihak kami sebelum acara sosialisasi ini terlaksana, banyak yang belum memahami aturan-aturan lalu lintas yang baik dan terlebih ada program ETLE Mobile yang belum lama di luncurkan,” ungkap Ilham.
Selain sosialisasi tertib berlalu lintas dan pengenalan program ETLE Mobile bagi ratusan penyandang tuna rungu, pahak Satlantas Bogor Kota juga membagikan secara simbolis helm khusus ini dan nantinya akan dibagikan serentak untuk pihak Gerkatin.
Diakhir acara, sebagai tanda kasih sayang dan bentuk perhatian khusus bagi ratusan tuna rungu, dibagikan juga sembako bagi seluruh anggota yang tergabung dalam Gerkatin Kota Bogor.(D2N)




