Beranda News Bogor Raya

HMI Cabang Kota Bogor Edukasi Stunting dan Pengenalan Gizi Sehat Bagi Ibu Hamil di Bogor Selatan

LIPUTANBOGOR.COM – Penutupan kemah bakti mahasiswa Bogor diisi dengan rangkaian kegiatan dari sosialisasi stunting hingga peresmian musholla. Kegiatan ini pun langsung dihadiri Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim, ini berlangsung di Kelurahan Mulyaharja pada Minggu, 31 Maret 2024.

Sejak pagi pukul 08.00 wib, sudah dilaksanakan sosialisasi stunting dan pengenalan gizi baik untuk wanita hamil kepada masyarakat.

Dalam kegiatan ini juga melibatkan pihak Jabar Bergerak Kota Bogor untuk melakukan edukasi stunting dan pengenalan gizi baik terhadap ibu hamil.

Ketua Jabar Bergerak Kota Bogor, Yantie Rachim dalam sambutannya mengatakan, sangat pentingnya dalam memperhatikan kesehatan dan gizi bagi wanita hamil. Termasuk dalam mengkonsumsi makanan yang baik dan mengandung protein yang tinggi.

Baca:  Peduli Gizi Masyarakat, Mahasiswa KKN UIKA Adakan Penyuluhan Stunting di Desa Cigudeg

” Sangat penting sekali, kita harus memperhatikan keseimbangan gizi dan kesehatan bagi ibu-ibu yang sedang hamil. Makanan yang mengandung protein tinggi seperti ada kandungan ikan,ayam hingga sayuran harus selalu diperhatikan,” ujar Yantie.

Selain itu, harus juga rutin dalam pemeriksaan kesehatan janin dengan mendatangi posyandu yang selalu ada di lingkungan RT atau RW di setiap wilayahnya.

” Saya menyarankan untuk ibu hami harus rajin kontrol ke posyandu terdekat, ini sebagai langkah untuk memudahkan monitoring kehamilannya dan terkontrol juga asupan gizi bagi bayi yang dikandungnya. Semoga nanti ketika lahir, diharapkan bayinya bisa sehat dan menjadi harapan bangsa,” harapnya.

Penanggungjawab acara dari HMI, Elsa Mayoritas usai melaksanakan acara sosialisasi Stunting bagi warga menyampaikan, dalam acara inipun pihaknya mengajak pihak Puskesmas khususnya divisi gizi untuk melakukan demo pengenalan gizi bagi masyarakat.

Baca:  Mengentaskan Stunting di Kota Bogor, Komisi IX DPR-RI Kunjungi Balai Kota

” Dalam acara ini kami melibatkan semua pihak, seperti Jabar Bergerak Kota Bogor hingga Puskesmas Kecamatan Bogor Selatan dalam hal memberikan pemahaman tentang pentingnya pencegahan sedini mungkin tentang Stunting bagi ibu-ibu hamil,” ucap Elsa yang menjabat juga sebagai Ketua Kohati Cabang Kota Bogor.

Ia menambahkan, ibu-ibu hamil harus memenuhi standar gizi langsung dengan praktek bukan hanya teori belaka.

” Masyarakat terutama ibu-ibu hamil harus bisa mempraktekkan langsung bukan hanya teori saja, tentang bagaimana caranya mengetahui kandungan makanan yang bergizi yang memenuhi unsur kandungan yang lengkap bagi nutrisi ibu hamil,” tegasnya.

Baca:  Polres Bogor Jaga kondusifitas Melalui Patroli di Jam Rawan Malam

Senada juga dikatakan, Sofwan Anshori sebagai Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor, ia menambahkan, bahwa upaya pencegahan stuntimg dari sejak dini ini dirasa sangat perlu bagi kaum ibu yang sedang hamil.

” Ibu – ibu hamil harus senantiasa memberikan asupan gizi yang cukup bagi calon bayinya, jadi mereka harus bisa membedakan mana makanan yang dikonsumsi saat belum hamil dan sedang dalam kehamilan,” tukasnya.

Acara ini dihadiri tidak kurang dari 50 ibu-ibu hamil se-Kelurahan Mulyaharja, dan kegiatan ini bisa berjalan hingga akhir acara dengan lancar dan sukses.(D2N)