Beranda News Pendidikan

IPB University Dorong UMKM Pangan Mulyaharja Tingkatkan Daya Saing Melalui Pelatihan Sanitasi dan Keamanan Pangan

LIPUTANBOGOR.COM– Untuk memperkuat daya saing produk pangan lokal dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha, Program Studi Supervisor Jaminan Mutu Pangan, Sekolah Vokasi IPB University, menggelar pelatihan bertema “Sanitasi, Higiene, dan Keamanan Pangan untuk Peningkatan Daya Saing Produk serta Penguatan SDM Menuju UMKM Pangan Unggul”.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Terpusat dan Terpadu, yang dilaksanakan pada Sabtu (27/9) di AEWO (Agro Eduwisata Organik) Mulyaharja, Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor.

Pelatihan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM pangan yang tergabung dalam UMKM Bangkit Mulyaharja, ditambah tiga perwakilan dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bogor Selatan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman komprehensif kepada pelaku usaha tentang pentingnya standar sanitasi, higiene, dan keamanan pangan agar produk yang dihasilkan tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

 

Materi Pelatihan: Pentingnya Keamanan Pangan dan Penerapan Higiene

Baca:  Musran Pramuka Tanah Sareal Resmi Dibuka, Momentum Cetak Pemimpin Amanah dan Kompetibel

Materi pelatihan dibawakan oleh dosen-dosen Prodi Supervisor Jaminan Mutu Pangan.

Sesi pertama disampaikan oleh Andi Early Febrinda, yang menyoroti krusialnya keamanan pangan dalam menjaga kualitas dan reputasi produk. Ia menjelaskan bahwa pangan yang aman dapat mencegah kasus keracunan, mengurangi risiko kerugian bagi produsen maupun konsumen, serta memenuhi regulasi pemerintah.

“Keamanan pangan menjadi fondasi utama dalam menjaga mutu dan keamanan produk pangan, mempertahankan kepercayaan konsumen sekaligus menjaga keberlangsungan usaha,” ujar Andi.

Pada sesi kedua, Aulia Irhamni Fajri memberikan pemaparan tentang praktik sanitasi dan higiene dalam proses produksi. Peserta memperoleh penjelasan mendalam mengenai kebersihan ruang produksi, fasilitas pendukung, bahan baku, peralatan, serta standar personal hygiene bagi pengolah pangan.

Peserta juga berpartisipasi aktif dalam praktik cuci tangan yang benar serta penggunaan perlengkapan higiene seperti hairnet, masker, apron, dan sarung tangan.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, khususnya tentang kendala yang mereka hadapi dalam penerapan kebersihan dan keamanan pangan sehari-hari.

Baca:  Pertama dan Satu-Satunya Di Indonesia, Sekolah Pemerintahan Desa Adalah Implementasi Program Pancakarsa

Dukungan dan Apresiasi dari Pemerintah Setempat

Pelatihan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kelurahan Mulyaharja. Lurah Mulyaharja, Muslim Yuliantono, S.Sos., hadir langsung untuk memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk UMKM lokal.

“Sanitasi dan keamanan pangan yang diterapkan dengan baik akan membuat produk UMKM lebih menarik, aman dikonsumsi, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasaran,” kata Muslim.

Selain Lurah, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan, Rosani Sutawijaya, SH., Ketua UMKM Mulyaharja Bangkit, Yunto Mardanus, serta Penyuluh Pertanian Lapang (PPL), Agus Faisal. Seluruh pihak yang hadir memberikan apresiasi dan dorongan agar UMKM pangan di Mulyaharja terus berkembang.

 

Harapan Penyelenggara untuk UMKM yang Unggul

Ai Imas Faidoh Fatimah, penanggung jawab pelatihan, berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal berharga bagi pelaku UMKM pangan dalam meningkatkan keterampilan dan kualitas produk.

Baca:  HIMALE Bogor Gelar Mubes IV, Rahmat Ado Lewar Terpilih Jadi Ketua Umum Periode 2025–2027

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkuat pemahaman dan keterampilan peserta, sehingga mereka mampu menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan memiliki daya saing yang tinggi,” jelas Ai Imas.

Menurutnya, pelatihan ini juga menjadi bentuk komitmen IPB University dalam mendukung pertumbuhan UMKM sebagai pilar ekonomi lokal dan nasional.

Sinergi untuk Kemajuan UMKM Mulyaharja

Kegiatan ini didukung oleh para dosen dan mahasiswa Prodi Supervisor Jaminan Mutu Pangan yang turut berkontribusi dalam kelancaran acara, di antaranya Meylani Awaliyah, Arya Rafly Maulana Sopyan, dan Farras Zahran Musyafa.

Dengan adanya pelatihan ini, UMKM pangan di Mulyaharja diharapkan dapat menghasilkan produk yang tidak hanya lezat dan menarik, tetapi juga memenuhi standar keamanan pangan. Langkah ini menjadi strategi penting agar produk lokal mampu menembus pasar regional bahkan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (*)