Beranda News Nasional

Jelang Lebaran, Tiket Bus Naik 20 Persen

LIPUTANBOGOR.COM – Hari Raya Idul Fitri tinggal sembilan hari lagi. Biasanya menjelang lebaran, masyarakat melakukan mudik atau pulang kampung kehalamannya masing-masing untuk bertemu sanak saudara dan kerabat dikampungnya.

Namun, di momen itu juga ternyata harga tiket bus untuk mudik lebaran mengalami kenaikan, seperti halnya tiket bus yang ada di terminal Baranangsiang Bogor.

Koordinator Terminal Bus Baranangsiang Bogor, Andri Andriansyah membenarkan bahwa harga tiket bus di terminal Baranangsiang naik dan kenaikan harga tiket tersebut sudah diberlakukan sejak 20 Mei 2019 lalu.

“Kenaikan harga tiketnya mulai dari 10 persen hingga 20 persen,” katanya kepada wartawan, Sabtu (25/5/2019).

Baca:  Polres Bogor Musnahkan Bukti Miras dan Petasan Hasil Operasi Cipta Kondisi 2019

Andri mengatakan kenaikan harga tiket diberlakukan untuk wilayah di luar pulau Jawa seperti Sumatera dan lainnya. “Kalau untuk di Jabodetabek itu kenaikan baru mulai naik tanggal 29 Mei,” ujarnya.

Ia menjelaskan kenaikan harga tiket tersebut bukan hanya berlaku pada arys mudik saja, melainkan arus balik pun sama mengalami kenaikan.

“Untuk arus balik itu sampai tanggal 12 Juni, tapi kalau untuk yang Jabodetabek dan wilayah jawa itu sampai 2 juni hingga 5 juni,” pungkasnya.

Berikut Tarik Angkutan Lebaran Di Terminal Baranangsiang Jurusan Jabodetabek dan Banten.

Bus Kramat Djati, Agra mas Jurusan Bogor–Tanjung Priok AC, dari Rp15.000 menjadi Rp20.000.

Baca:  Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Bus Kramat Djati, Sinarjaya Jurusan Bogor–Bekasi dari Rp16.000 menjadi Rp20.000.

Bus Lorena Agramas Jurusan Bogor-Rambutan dari Rp12.000 menjadi Rp15.000.

Bus Miniarta Jurusan Rambutan dari Rp15.000 menjadi maksimal Rp20.000.

Bus Sinar Jaya, Bus Lorena jurusan Bogor-Rambutan dari Rp12.000 menjadi Rp15.000.

Bus Batur Salembur Mandiri, Pusaka jurusan Bogor–Tangerang dari Rp30.000 menjadi Rp35.000.

Bus Cenderawasih Jurusan Bogor-Tanjung Priok Rp16.000 menjadi Rp20.000.

Bus Agramas jurusan Bogor-Lebak Bulus dari Rp16.000 menjadi Rp18.000.

Bus Arimbi dan Bima Suci jurusan Bogor – Merak kursi 2-2 dari Rp40.000 menjadi Rp55.000, kursi 2-3 dari Rp38.000 menjadi Rp53.000.

Baca:  Yuri: Tenaga Kesehatan Bekerja Mati-Matian Tangani COVID-19, Mari Dukung Mereka dengan Mengubah Perilaku

Bus Rudi jurusan Bogor–Rangkas Bitung dari Rp25.000 menjadi Rp50.000.

Bus Asli Prima jurusan Pandegelang dari Rp40.000 menjadi maksimal Rp45.000.

Bus Miniarta jurusan Bogor-Depok Rp10.000.

Bus Perdana jurusan Bogor-Parung Rp15.000

Bus Karawang Indah jurusan Bogor– Cileungsi Rp15.000.

Bus Agung Jaya jurusan Bogor–Jonggol Rp25.000.

Bus Kosub, jurusan Bogor – Cileungsi Rp12.000 Bogor–Jonggol Rp25.000, Bogor–Bekasi Rp25.000.

Harga Tiket Bus Angkutan Lebaran Untuk Jurusan Wilayah Jawa Barat

Bus jurusan Bandung–Bogor dari Rp65.000 menjadi Rp80.000.

Bus jurusan Bogor-Pelabuhan Ratu dari Rp40.000 menjadi Rp50.000.

Bus jurusan Bogor–Garut yang semula Rp60.000 menjadi Rp75.000.

(Heri)