Beranda News Pendidikan

Mahasiswi KKNT IPB Dorong Hilirisasi Padi Berbasis Ekonomi Sirkular, Petani Karawang Diajak Manfaatkan Limbah Penggilingan

KARAWANG – Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University menggelar sosialisasi mengenai hilirisasi padi berbasis ekonomi sirkular kepada anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Tani di Dusun Bojongloa, Desa Tegalsawah, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai pemanfaatan hasil samping penggilingan padi, seperti sekam, dedak, dan bekatul, agar memiliki nilai tambah sekaligus membantu menekan biaya produksi melalui penerapan konsep ekonomi sirkular.

Sosialisasi menyasar anggota Gapoktan Sumber Tani yang menaungi sembilan kelompok tani dengan sekitar 678 petani yang terdaftar dalam sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Gapoktan Sumber Tani dipimpin oleh Hj. Iman yang juga mengelola unit penggilingan padi sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

Baca:  PP KAMMI Gelar Aksi Cabut Permendikbudristek dan Gagalkan RUUTPKS di depan Kemendibud dan DPR RI

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswi KKNT IPB University didampingi oleh Dr. Muhammad Syukur Sarfat, M.Si. Mereka memperkenalkan konsep hilirisasi padi yang tidak hanya berorientasi pada produksi beras, tetapi juga mendorong pemanfaatan hasil samping penggilingan agar dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Melalui pendekatan ekonomi sirkular, hasil samping penggilingan yang selama ini sering dianggap sebagai limbah dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan pertanian. Sekam, dedak, dan bekatul memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai kebutuhan pertanian sehingga mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya lokal sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap input produksi dari luar.

Baca:  Membangun Fondasi Pendidikan yang Kuat, SDIF Al Fikri Depok Gelar New Parents Conference 

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para petani berdiskusi mengenai pengelolaan hasil samping penggilingan padi serta peluang penerapan hilirisasi berbasis ekonomi sirkular di tingkat kelompok tani. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan serta pengalaman yang dibagikan selama kegiatan berlangsung.

Ketua Gapoktan Sumber Tani, Hj. Iman, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digelar oleh mahasiswi KKNT IPB University.

“Saya berterima kasih kepada adik-adik mahasiswi yang sudah berbagi ilmu pengetahuannya kepada kami untuk memanfaatkan hasil samping padi ini supaya bisa kembali dimanfaatkan oleh para petani di sawah,” ujarnya.

Baca:  Sekolah Vokasi Buka Kelas Pelatihan Suruput Class Fun Sensory Introduction

Melalui kegiatan ini, mahasiswi KKNT IPB University berharap konsep hilirisasi padi berbasis ekonomi sirkular dapat terus diterapkan dan dikembangkan oleh kelompok tani di Desa Tegalsawah. Optimalisasi pemanfaatan hasil samping penggilingan padi diharapkan mampu mengurangi limbah pertanian, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, menekan biaya produksi, serta mendukung terwujudnya sistem pertanian yang lebih berkelanjutan.

Tim KKNT IPB University yang melaksanakan kegiatan di Desa Tegalsawah terdiri atas Fiona Qurrota Ayun, Kintan Aqila Farsya Raharjo, dan Rucita PT Pamungkas.