Beranda News Bogor Raya

Pembangunan GOR Pajajaran Tahap Dua Harus Sesuai Spek, Pengawasan Ketat Diminta untuk Cegah Kontraktor Nakal

LIPUTANBOGOR.COM – Pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran Tahap Dua kembali menjadi sorotan publik. Menjelang dimulainya proyek lanjutan, berbagai pihak mendesak agar seluruh proses pembangunan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, dan pengawasan diperketat agar tidak ada oknum kontraktor nakal yang merugikan negara.

GOR Pajajaran merupakan salah satu ikon olahraga Kota Bogor yang dinanti masyarakat. Pada Tahap Dua ini, pekerjaan diproyeksikan mencakup penyelesaian struktur utama, tribun, fasilitas pendukung, serta sarana olahraga standar nasional.

“Kami tidak ingin sejarah proyek mangkrak atau asal jadi terulang. Pembangunan GOR Pajajaran Tahap Dua harus 100% sesuai spek, sesuai kontrak, dan sesuai kebutuhan atlet serta masyarakat,” ujar Praktisi Hukum, Desta Lesmana dalam keterangannya pada Rabu (19/8).

Baca:  Garda Revolusi Kota Bogor Dukung Revitalisasi GOR Padjajaran Demi Suksesi Atlet Berprestasi di Kota Bogor

3 Poin Tuntutan Utama:

1. Kesesuaian Spek & Mutu

Seluruh material mulai dari besi, beton, atap, hingga sistem kelistrikan dan drainase wajib memenuhi SNI dan tercantum dalam RAB. Uji mutu berkala harus dilakukan oleh pihak ketiga independen.

2. Transparansi & Akuntabilitas

Papan informasi proyek harus dipasang. Rincian anggaran, nama kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan durasi pekerjaan wajib dibuka untuk publik.

3. Pengawasan Ketat & Sanksi Tegas

Pemerintah Kota Bogor, DPRD, dan APIP diminta aktif melakukan pengawasan lapangan. Jika ditemukan penyimpangan, kontraktor harus diberi sanksi tegas termasuk blacklist dan denda sesuai kontrak.

Baca:  Hebel Proyek Pasar Jambu Dua Ambruk, Diduga Tak Kuat Menahan Hantaman Angin dan Hujan

“Jangan sampai ada kontraktor nakal yang bermain-main dengan uang rakyat. GOR ini untuk 30-40 tahun ke depan, bukan untuk 3 tahun rusak,” tegas Desta.

Masyarakat berharap Pemkot Bogor menjadikan GOR Pajajaran Tahap Dua sebagai contoh proyek yang bersih, berkualitas, dan tepat waktu. Dengan begitu, Bogor bisa segera memiliki venue olahraga bertaraf nasional untuk pembinaan atlet dan kegiatan masyarakat.(D2N)