Beranda Opini

Pemikiran Ekonomi pada Zaman Abbasiyah

Sumner : muamalatku.com

Sejarah layaknya kacamata masa lalu yang menjadi pijakan atas langkah setiap insan di masa mendatang. Sejarah peradaban Islam memberikan sumbangsih dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan ekonomi dalam mengubah dunia.

Perkembangan yang semakin signifikan dalam peradaban Islam salah satunya ditandai dengan keberhasilan peradaban Daulah Dinasti Abbasiyah dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan keagamaan sebagai buah dari kebebasan berfikir. Peran penting ekonomi sangat disadari oleh para khalifah Dinasti Abbasiyah dalam menentukan maju mundurnya suatu negara, oleh karena itu, mereka memberikan khusus pada pengembangan sektor ini, terutama pada periode awal Dinasti Abbasiyah.

Baca:  Kampus dan Masyarakat

Abu Ja’far Al Manshur Banyak menggunakan dana Baitul Maal untuk diberikan kepada para sahabat dan tentara. Dalam mengendalikan harga-harga, Khalifah al-Mansyur memerintahkan bawahannya untuk melaporkan harga, jika terjadi kenaikan harga maka Khalifah al-Mansyur akan memerintahkan wakilnya agar menurunkan harga ke harga semula.

Menghemat dana Baitul Maal sehingga saat beliau wafat kekayaan kas Negara sampai 810 juta dirham karena Khalifah al-Mansyur betul-betul meletakkan dasar-dasar yang kuat bagi ekonomi dan Negara.

Harun Ar-Rasyid banyak mendirikan sekolah. Salah satu karyanya yang paling besar yaitu mendirikan Baitul Hikmah , yaitu pusat penerjemah yang berfungsi sebagai perguruan tinggi dengan perpustakaan yang besar membangun Baitul Maal untuk mengurus keuangan Negara dengan menunjuk seorang wazir yang mengepalai beberapa diwan.

Baca:  DIZAMAN INI MASIH ADA DAERAH YANG TAK TERJAMAK JARINGAN TELEKOMUNIKASI

Pendapatan Baitul Maal dialokasikan untuk reset ilmiah dan penterjemah buku-buku Yunani, disamping itu untuk biaya pertahanan dan anggaran rutin pegawai. Selain itu, Khalifah Harun juga sangat memperhatian masalah perpajakan, sehingga beliau menunjuk Abu Yusuf menyusun sebuah kitab pedoman mengenai perekonomian syari’ah yang kitabnya berjudul al-Kharaj.

Oleh : Dennis Bimo Prakoso (Mahasiswa STEI Sebi Depok)