Beranda News Bogor Raya

Perkuat Pengaplikasian Ilmu-ilmu Al-Qur’an, Mahasiswa STAI Al-Hidayah Bogor Kunjungi LPMQ.

LIPUTANBOGOR.COM – Mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hidayah Bogor Mengunjungi Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ). Kunjungan ini bertujuan untuk menyelami lebih dalam terkait ilmu-ilmu Al-Qur’an, khususnya dalam hal pengaplikasiannya.

Sambutan dari perwakilan mahasiswa disampaikan oleh Presiden Mahasiswa Zaqi Ramdani. Dalam sambutannya, ia menyampaikan kegembiraannya diterima di LPMQ dan berharap bisa diskusi bersama berkaitan dengan pendalaman ilmu selaras dengan prodi IAT dengan Tim LPMQ. Selain itu harapan besar kami bisa mendapatkan ilmu bermanfaat bagi kami teman-teman prodi IAT.

Dr. Unang Wahyudi, selaku Ketua STAI Al-Hidayah Bogor mengharapkan ada kerja sama dengan LPMQ dalam hal pengembangan Al-Qur’an untuk masyarakat disabilitas di Bogor yang akan diwujudkan dalam bentuk pengajaran terhadap mahasiswa S1 dan S2.

Baca:  Tim Bapokting Disperindag Kabupaten Bogor Kunjungi Gudang PT Amtaza Syahla Bersama : Umi Yuni Al Waly Siap Mendukung Program Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Barang

Dalam pemaparan materinya, Dr. Fahrur Rozi menyampaikan pengantar mengenai beberapa cabang keilmuan Al-Qur’an, di antaranya ilmu waqaf-ibtida, rasm, dhabt, dan qira’at. Ia menekankan pentingnya penguasaan ilmu waqaf-ibtida oleh para mahasiswa, karena ilmu ini merupakan dasar yang sering menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat.

“Terlalu banyak pertanyaan masyarakat yang berkaitan dengan tempat berhenti dan memulai bacaan Al-Qur’an. Karena itu, mahasiswa harus menguasai ilmu waqaf-ibtida sebagai dasar membaca Al-Qur’an yang baik dan benar,” ujar Rozi.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa dalam ilmu rasm terdapat dua mazhab besar yang digunakan dalam penulisan mushaf Al-Qur’an, yaitu riwayat Ad-Dani (w. 444 H) dan riwayat Abu Dawud (w. 496 H).

Baca:  Dapatkan Cashback Rp600.000 dengan Memesan Tiket Konser dan Akomodasi Mariah Carey di Tiket.com

Menurutnya, perbedaan antar mushaf yang ada saat ini tidak bisa dilepaskan dari variasi dalam aspek waqaf-ibtida, rasm, dan dhabt.

Selain itu, Rozi memberikan pesan sekaligus pengobar semangat para mahasiswa yang sudah duduk di semester VI bahwa untuk menulis skripsi, tidak perlu repot-repot mencari masalah yang jelimet, cukup angkat masalah di sekitar yang berkaitan dg Al-Qur’an dan belum ada jawabannya. Selain itu diniati khidmah kepada Al-Qur’an dengan menulis apa saja yang berkaitan dengannya.

Zaqi menyebutkan selain diskusi ilmiah dengan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), mahasiswa berkeliling melihat sejarah penulisan mushaf Al-Qur’an di Bayt Al-Qur’an dan Musieum Istiqlal.

Baca:  Perkuat Layanan Publik, Pemkot Bogor Alih Fungsikan Eks Kantor Imigrasi Jadi Pusat Operasional Kewilayahan

“Kami berharap dari kunjungan Study Tour ini, mahasiswa dalam menambah wawasan pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat untuk dikembangkan selaras dengan prodi ilmu Al-Qur’an Tafsir di kampus STAI Al-Hidayah Bogor,” kata penutup dari Zaqi Ramdani.