LIPUTANBOGOR.COM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor di bawah kepemimpinan Arwinsyah Putra menggelar agenda Dialog dan Silaturahmi bersama Pengurus serta Anggota Luar Biasa (ALB) di Graha Kadin Kota Bogor.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, ini menjadi ruang diskusi interaktif antara jajaran pengurus daerah, para pimpinan ALB, dan pengurus tingkat provinsi.
Ketua Umum Kadin Kota Bogor, Arwinsyah Putra, menegaskan bahwa inisiatif mempertemukan para pelaku usaha dengan Kadin Jabar merupakan agenda strategis organisasi yang akan digelar secara rutin.
”Tujuan utama kegiatan ini adalah menyelaraskan program kerja Kadin Kota Bogor dengan Kadin Jawa Barat, sekaligus menyerap arahan strategis dari pengurus provinsi untuk kemajuan dunia usaha di Kota Bogor,” ujar Arwinsyah.
Satu Suara Dukung Hasil Mukota VIII
Dalam sesi dialog, para pimpinan ALB memanfaatkan momentum untuk menyampaikan aspirasi serta pandangan terkait dinamika organisasi yang beredar. Para pimpinan ALB secara tegas menolak klaim sepihak dari pihak Maryati Dona Hasanah yang mengatasnamakan kepemimpinan Kadin Kota Bogor.
Mereka menegaskan komitmen tunggal untuk tetap memegang teguh hasil Mukota VIII Kadin Kota Bogor pada 18 Juni 2026 yang secara sah menetapkan Arwinsyah Putra sebagai Ketua Umum.
Sebagai langkah formal, jajaran ALB telah mengirimkan surat resmi kepada Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum Kadin Indonesia, Azis Syamsuddin, dan menyatakan kesiapan untuk hadir memberikan klarifikasi langsung di Kadin Indonesia.
Dorong Kolaborasi dan Konsolidasi
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, memberikan arahan agar Kadin Kota Bogor terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bogor guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menanggapi dinamika yang ada, Kadin Jawa Barat mengimbau agar setiap permasalahan organisasi diselesaikan secara bijak melalui konsolidasi internal serta komunikasi yang persuasif dan kondusif.(D2N)





