LIPUTANBOGOR.COM – Setelah sempat vakum pada 2024, perayaan Bogor Steet Festival Cap Go Meh kembali diselenggarakan pada Rabu (12/2). Berlokasi di sepanjang Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwiangi, perayaan yang telah digelar sebanyak 19 kali itu dipadati masyarakat dari berbagai kalangan.
Mengusung tema “A New Beginning”, festival tersebut dimeriahkan dengan beragam kesenian dari dua puluh tujuh daerah di Indonesia dan internasional serta didukung oleh 77 sanggar seni budaya, menampilkan parade seni seperti liong barongsai, ogoh-ogoh, marawis dan masih banyak lagi pertunjukan lainnya. Festival yang dimulai sejak pukul 15:00 WIB dan berakhir hingga nyaris tengah malam itu dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya dan Ibu Negara Republik Indonesia ke-4, Sinta Nuriyah Wahid.
Untuk mendukung keandalan listrik selama festival tersebut berlangsung, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bogor menerjunkan sekitar dua puluh personel Pelayanan Teknik. “Personel tersebut merupakan tim gabungan dari PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bogor Kota dan tim deteksi kabel,” kata Yudho Rahadianto, Manager PLN UP3 Bogor.
Sementara itu, pasokan utama untuk keandalan listrik festival Cap Go Meh berasal dari feeder Meriam dengan didukung pasokan cadangan dari feeder Mandau. Tidak hanya itu, PLN UP3 Bogor juga menyiagakan Uniterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas sebesar 200 kVA sebagai back up apabila sewaktu-waktu terjadi kendala pada pasokan listrik utama dan cadangannya.
“Kami membagi tim ke tiga lokasi berbeda,” ujar Yudho. “Regu pertama bertugas di panggung dan tenda VIP, regu kedua siaga di gardu listrik PBO (Pasar Bogor) dan regu bertiga bertugas menjaga UPS yang diletakkan di belakang Plaza Bogor,” rinci Yudho. Lebih lanjut, Yudho menegaskan komitmen PLN untuk menghadirkan listrik yang andal untuk mendukung aktivitas masyarakat Bogor dan momen penting seperti Festival Cap Go Meh tersebut.
Di Bandung, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Agung Murdifi menyampaikan pihaknya akan terus melakukan kolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik yang andal dan berkualitas bagi seluruh masyarakat di Jawa Barat dan mendukung kegiatan penting di masyarakat.(***)





