LIPUTANBOGOR.COM – Pemilihan calon Wali Kota Bogor akan digelar tahun 2024, siapa Cawalkot yang pantas memimpin Kota Hujan menurut pendapat anda?
Sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya ikut serta berperan aktif pada pesta demokrasi di Pemilihan calon Wali Kota Bogor 2024.
Oleh sebab itu Liputanbogor.com, membagikan link polling untuk mengetahui siapa sosok calon Wali Kota Bogor yang harus memimpin di tahun 2024 mendatang.
Kami meminta pendapat anda untuk mengirimkan polling dengan memilih salah satu calon Wali Kota Bogor yang akan memimpin di tahun 2024.
Kirimkan polling anda, [DI SINI]
https://pollingkita.com/polling287996-polling-siapa-calon-wali-kota-bogor-pilihan-anda
Polling yang anda kirimkan akan menjadi sebuah gambaran, siapa sosok yang pantas menjadi calon Wali Kota Bogor 2024.
Dalam polling ini terdapat tiga nama yang diprediksi akan maju menjadi calon Wakil Wali Kota Bogor 2024, diantaranya: Atang Trisnanto, Dedie Rachim, dan Zaenul Mutaqin.
Dilansir dari beragam sumber, berikut rangkuman informasi terkait tiga nama calon Wali Kota Bogor yang terdapat pada polling tersebut.
1. Atang Trisnanto
Atang Trisnanto menghabiskan masa kecil sampai dengan jenjang pendidikan SMA di Banyuwangi, mengenyam pendidikan TK dan SD di TK Agung Wilis Gendoh dan SDN Kemiri III.
Setelah lulus Sekolah Dasar, melanjutkan pendidikan ke SMPN I Genteng-Banyuwangi pada tahun 1991-1994. Lalu pada jenjang SMA Negeri I Genteng, Banyuwangi.
Sosoknya di masa kecil telah memiliki prestasi yang luar biasa, hal tersebut terlihat dari akademiknya selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMA bisa masuk ke salah satu perguruan tinggi terbaik di Bogor yaitu Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun 1997.
Atang Trisnanto pernah meraih gelar Sarjana Kehutanan dalam bidang keahlian Biometrika Hutan dengan IPK 3.40.
Tidak hanya itu, pada tahun 2015 dirinya berhasil menyabet gelar Master Sains dari Magister Ilmu Ekonomi IPB. Kemudian dirinya melanjutkan pendidikan Doktoral Program Studi S3 Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan IPB pada tahun 2017.
2. Dedie A. Rachim
Dedie A Rachim menyelesaikan pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB), program studi Product Industrial Design. Dia juga mampu menyelesaikan pendidikan dari program studi Administrasi/Kebijakan Publik Universitas Indonesia tahun 2013.
Dirinya adalah salah satu pejabat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pertama kali mengikuti kontestasi pemilihan kepala daerah. Ia sebagai wakil Bima Arya Sugiarto sebagai calon wakil wali kota Bogor.
Dedie A. Rachim bergabung di KPK pada tahun 2005, dirinya menduduki sejumlah posisi. Jabatan terakhirnya sebagai Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI).
Sebelum itu, Dedie pernah menjalani karier sebagai karyawan swasta sejak 1996 hingga 2005 di sejumlah perusahaan antara lain Astra Mobil, Maha Cipta Indonesia, dan White Space.
Setelah itu, ia mengikuti seleksi “Indonesia Memanggil I” dan berhasil lolos menjadi pegawai KPK.
Jabatan yang pernah diemban Dedie di KPK di antaranya fungsional madya (2005-2009), pelaksana tugas Direktur PP LHKPN (2009-2010), pelaksana tugas Direktur Litbang (2012), Direktur Dikyanmas (2009-2015), Pelaksana Deputi Bidang Pencegahan (Maret-Juni 2015).
Dalam rentan waktu 12 tahun kariernya di KPK, pria kelahiran Garut 6 April 1966 itu juga pernah menduduki jabatan ad interim yaitu pelaksana tugas Direktur PP Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, Plt Direktur Penelitian dan Pengembangan, juga pelaksana harian Deputi Bidang Pencegahan.
3. Zaenul Mutaqin
Zaenal Mutaqin pria lulusan pesantren yang cukup sukses dan berprestasi. Dia adalah salah seorang pengusaha yang bisa disebut berhasil dalam membangun bisnis. Untuk urusan politik, dia terpilih sebagai anggota DPRD selama dua periode di Kota Bogor.
Pada tahun 2018, dirinya pernah mencalonkan sebagai calon wakil wali kota pendamping Achmad Ru’yat. Saat memulai karier sebagai politikus, dia ikut berkompetisi di pemilu legislatif pada tahun 2009.
Kemudian dia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Bogor dari PPP. Zaenul memiliki terah dari keluarganya. Ayahnya adalah Muhammad Yasin, seorang yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD. Tidak hanya itu Kedua kakaknya juga ikut berkecimpung di dunia politik.
Dirinya pernah terlibat dalam pemenangan sang kakak, Racmat Yasin untuk menjadi Bupati Bogor selam dua periode pada tahun 2008-2013 dan 2013-2018.
Zaenul Mutaqin pernah berkecimpung di dunia kreatif di tahun 1995. Saat itu baru saja mulai menekuni bidang desain grafis dan berprofesi sebagai desainer grafis. Kemudian dirinya mendalami bidang creative director khusus untuk periklanan.
Selain menjalankan tugas sebagai anggota dewan, Zaenul Mutaqin aktif memimpin sejumlah organisasi di antaranya Ketua Federasi Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), Ketua Umum Bandung Karate Club (BKC), dan Ketua Forum Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) Jawa Barat.
Itulah sepintas rangkuman informasi tiga kandidat bakal calon Wali Kota Bogor tahun 2024.
Kirimkan polling calon Wali Kota Bogor melalui artikel ini, menurut anda siapa tokoh yang akan jadi Cawalkot 2024.***





