Beranda News Bogor Raya

PPDB Online di Kota Bogor Amburadul, Walikota Minta Sistemnya Dievaluasi

LIPUTANBOGOR.COM – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di Kota Bogor amburadul dan dikeluhkan oleh masyarakat. Banyak masyarakat mengadukan hal tersebut kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Bima pun membenarkan banyak aduan dari masyarakat. Menurutnya, sistem PPDB online ini dinilai terlalu ambisius dan minta di evaluasi.

“Saya kira ini sistem yang terlalu ambisius dan harus di evaluasi, tujuannya baik dan ideal, tapi apakah mungkin dan apakah ideal untuk membuat kualitas pendidikan ini sama? Kenapa, karena sistem kita belum siap sepenuhnya, sistem administrasi kependudukan belum siap,” kata Bima kepada wartawan usai Musrenbang RPJMD Kota Bogor, Senin (24/6/2019).

Baca:  Baru Diresmikan, GPII Soroti Pembangunan Gedung Kejari

Bima mengaku, laporan yang diterimanya itu cendrung terkait manipulasi kartu keluarga dan laporan tersebut sedang didalami olehnya. Pendalamannya itu akan dilakukan dalam satu atau dua hari kedepan.

“Sebagai kepala daerah saya harus menyuarakan ini, satu dua hari ini kita akan evaluasi, kita akan lihat kelapangan dan saya harus sampaikan kepada presiden, kepada mendiknas, karena sistem ini menimbulkan persoalan,” ujarnya.

“Ada laporan menitip alamat, artinya ini ada ruang manipulasi administrasi dan saya akan dalami betul keluhan tersebut. Saya sudah perintahkan disdik, camat dan lurah untuk mendalami ini,” tambahnya.

Baca:  Bima Arya: Tersangka Kasus Korupsi di KPU Bukan ASN Kota Bogor

Kemudian, lanjut Bima, sistem ini juga harus disesuaikam dengan infrastruktur yang ada, karena kan kondisi saat ini infrastrukturnya belum rata, ada wilayah yang sudah tersedia sekolahnya dan ada juga yang jarang, sehungga di sini tidak seimbang.

“Jadi apakah sistem kita siap untuk mengejar itu, karena jika sistem kita tidak siap, sistem administrasi tidak siap, infrastruktur tidak siap, ini hanya menghasilkan manipulasi-manipulasi dan tidak ada keadilan, ujung-ujungnya uang yang berbicara. Jadi kami akan dalami ini,” pungkasnya. (Heri).