Beranda News Bogor Raya

Puluhan Lurah Dilantik, Bima Tegaskan Jangan Sampai PKL Tumbuh di Wilayah

LIPUTANBOGOR.COM – Wali Kota Bogor Bima Arya kembali melakukan perombakan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot. Dalam perombakan formasi itu, ada sekitar 265 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional yang baru dilantik.

Dari ratusan pejabat di lingkungan pemkot itu sedikitnya ada 22 lurah yang baru, tujuh diantaranya lurah yang masih berusia cukup muda di kisaran 30 tahun. Pelantikan tersebut berlangsung di Pedestrian Jalan Nyi Raja Permas, Kecamatan Bogor Tengah atau tepatnya di depan Stasiun Bogor, Kamis (20/6/2019) pagi.

Bima mengatakan, para lurah yang baru saja dilantik ini jangan hanya menyenangkan atasannya saja, tetapi harus bekerja dengan sebaik mungkin dan mengedepankan prinsip dalam membangun Kota Bogor ke depan.

Baca:  Ketua Tray Tegaskan Pengurus di 40 Kecamatan Solid

Selain itu, lanjut Bima, para aparatur wilayah ini harus memperhatikan wilayahnya dan juga melayani masyarakat dengan baik. Sebab, warga atau masyarakat itu merupakan tuan untuk semua, baik walikota atau pun pejabat lainnya.

“Saya ingin sampaikan bahwa bekerjalah dengan satu prinsip atau keyakinan bahwa atasan anda memang walikota, tapi tuan anda adalah warga. Jangan hanya prinsip menyenangkan atasan, tapi melupakan tuan karena walikota pun menempatkan warga sebagai tuan,” kata Bima.

Bima juga menegaskan, agar tidak ada pedagang kaki lima (PKL) yang tumbuh dan berkembang di wilayah. Sebab, hal itu dapat menyebabkan tumpukan sampah yang dapat menyumbat aliran air atau drainase.

Baca:  Bima Arya Minta Penataan PKL dan Pemagaran Blok F Dimatangkan

“Jangan biarkan satu gerobak pun melintang diwilayah Anda, jangan biarkan 100 meterpun drainase itu tertumpuk oleh sampah, jangan biarkan sekelompok anak muda menguasasi lapak hingga kemudian menjadi markas ormas. Sekali lagi para camat, para lurah, Anda adalah walikota diwlilayah masing-masing yang menjadikan warga sebagai tuan terus keliling, terus turun kelapangan, terus mutar, terus kordinasi,” tegasnya.

Sementara, Lurah muda yang kini ditempatkan di Kelurahan Panaragan, Manan Tampubolon (33) mengatakan, bahwa dirinya akan terus melakukan kordinasi dan meminta arahan kepada camat. Tak hanya itu, dia pun mencoba memetakan potensi yang bisa di gali di wilayah tempatnya bekerja.

Baca:  Bus Mundur Dan Terbalik di Selarong Puncak, 5 Siswa Luka

“Saya akan koordinasi dan meminta arahan kepada camat sebagai atasan langsung apa yang menjadi prioritas di Panaragan. Jadi yang pasti itu dulu memetakan kondisi wilayah, potensinya apa. Jika memang masih kurang apa yang perlu diperbaiki dan apa yang perlu dilanjutkan,” kata Manan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Publikasi dan Berita, Humpro Kota Bogor. (Heri)