Beranda Sastra & Budaya

Raden Saleh Maestro Lukis Dunia Asal Indonesia

LIPUTANBOGOR.COM – Maestro Lukis Dunia Asal Indonesia ialah Sosok yang selalu menjadi junjungan para umat islam dari dulu hingga saat ini Beliau adalah Raden Saleh. Siapa sangka, selain dikenal keislamannya Beliau ternyata adalah Maestro Lukis Dunia yang mana karya lukisnya sudah tersebar keberbagai macam Negara. Makam Beliau terletak di Jalan Pahlawan, Bondongan, Empang, Bogor Selatan.

Makam Raden Salah awal ditemukannya oleh Pak Adung Wira Atmadja yang bermula saat ingin membersihkan lahan tanah miliknya yang sudah dipenuhi oleh rumput ilalang tinggi, namun saat dalam proses membersihkan lahan tanahnya terdapat Makan Raden Saleh. Ibu Sandra Selaku Juru Pelihara Makan Raden Saleh saat ini menjelaskan “jadi makam Raden Saleh itu pada awalnya itu kita cerita tentang sejarah sih Makannya ya bukan sosoknya ya.

Jadi makam Raden Saleh itu awal ditemukan pada tahun 1923 itu oleh Pak Adung wiraatmadja itu jadi kebetulan itu Pak Agung itu sama si kakek, kakek saya pada saat itu beliau sedang membersihkan lahan ini jadilah disebutnya dulu Kebon Gede di Bogor itu ada Kebon Gede itu di sini itu jadi area ini tuh yang masih penuh dengan pohon dan rumput alang-alang Tinggi karena dia merasa gerah di lahan nya dia masih berantakan gitu ya dia bersihkan pada saat yang membersihkan alang-alang itulah dia Menemukan makam ada beberapa makam di sini termasuk makam Raden Saleh yang dilihat itu karena ya memang ada nisanya. Waktu itu nisannya masih marmerlah setelah membersihkan itu”. Ujar Ibu Sandra.

Baca:  ​Lautan Manusia Padati Sudirman, Helaran Pajajaran HJB ke-544 Sukses Pukau Warga Bogor!

Sosok Raden Saleh ialah sosok seorang Pelukis Dunia yang dalam karyanya selalu memberikan simbol-simbol dan makna yang sangat menarik sekaligus bertanya, apa yang disampaikan dalam Luksan sang Maestro Raden Salah “Terkenal seorang pelukis jadi Maestro dunia ya Jadi tidak hanya terkenal di negara sendiri tapi belum juga terkenal di mancanegara”.

Saat Presiden Pertama Indonesia Ir. Soekarno melihat sebuah lukisan yang pada saat itu ada di Eropa, Bung Karno menanyakan kepada seseorang disana tentang lukisan yang di lihat bahwa lukisan tersebut adalah Karya Lukis Raden Saleh. Bung Karno memerintahkan untuk dicari Makan Raden Saleh ini “Bung Karno waktu itu melihat sebuah lukisan itu Ini ada versi cerita seperti ini juga pada saat beliau melihat satu lukisan di waktu itu beliau lagi berada di Eropa dia tanya ini lukisan Siapa itu kan urusan bangsamu gitu kan pangeran dari Jawa Raden Saleh begitu beliau pulang suruh cari suruh usut dimana makamnya, Siapa yang urus ya sampai bener nggak gitu kan ternyata valid kan gitu kan ketemu lah di sini valid setelah ini, setelah diselidiki siapa yang urus Pak Adung Siapa itu pak Adung itu kan kebetulan waktu itu masih sebagai seorang Jaksa pada masanya Oh ya betul itu akhirnya beliau pugar” Jalas Ibu Sandra.

Baca:  Nasehat Ayah; Kembalilah

Saat ditemukannya Makan Raden Saleh kondisinya seperti makam buatan Belanda dan disitu ada juga tulisan dan penghargaan yang di dapat oleh Beliau “memang sudah makan sama kaya yang di Kebun Raya makam makam Belanda itu seperti itulah peka kotak tuh atasnya marmer ada tulisannya Ada apa itu tertulis juga penghargaan-penghargaan yang beliau dapat”.

Selain dikenal dengan ke Islamannya juga sebagai Maestro Lukis Dunia Beliau sudah banyak membuat Karya Lukis yang sudah banyak tersebar, namun ada salah satu Lukisannya yang sangat dikenal yaitu Lukisan yang menceritakan penangkapan Pangeran Diponegoro “lukisannya beliau salah banyak ya.

Tapi bisa kita garis bawahi sebagian besar dari lukisannya itu menceritakan tentang pergerakan perjuangan menceritakan tentang teritorial indonesia perjuangan bangsa kita jadi pada umumnya para pelukis itu mereka yang saya tahu ini ya mereka menuangkan sesuatu dalam lukisannya itu melalui simbol-simbol salah satu lukisan beliau yang paling viral dan yang paling terkenal dan itu berhubungan dengan sejarah lukisan penangkapan Pangeran Diponegoro itu terjadi pada saat beliau melukis itu beliau berada di Eropa tidak menyaksikan tapi membuat itu.

Baca:  Terindah Yang Tersimpan

Di situ penyerahan diri Pangeran Diponegoro beliau tidak suka di situ terlihat Pangeran Diponegoro Diponegoro menyerah itu kan terus pengikutnya juga yang berputus asa belum membuat versinya dia tidak seperti itu loh gitu dia buat Pangeran Diponegoro nya gagah gitu kan ku penuhi bawa punya harga diri Begitu pun dengan para pengikutnya jadi di situ dia menceritakan bahwa Pangeran Diponegoro itu tidak menyerah tapi dia ditangkap dengan kata lain mungkin dia di Jebak” Jelas Ibu Sandra.

Ibu Sandra Selaku Juru Pelihara Makan Raden Saleh berpesan untuk selalu menjaga peninggalan-peninggalan sejarah dan mendukung Program Pemerintah untuk mengangkat Pariwisata religi dan wisata-wisata lainnya “kita sama-sama menjaga karena inikan peninggalan juga Situs ya sekarang berubah menjadi Situs yang harus kita jaga. Sama-sama Bagaimana baiknya ini lebih diperhatikan aja sih Karena Raden Saleh kebetulan tempat luas kita punya lahan cukup luas, Ya seperti itulah karena kita kan program pemerintah sekarang itu mengangkat para wisata baik wisata religi atau wisata-wisata yang lain ya dibenahi aja kita sama-sama.”

(mg/nur/er)