Beranda Opini

Sebuah Amanah ; Pemuda, Jayakan Dunia

foto : nu.or.id

Oleh: INTAN (Mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor)

Bismillahirrahmanirrahim,

“Tiap kali kuhadapi masalah-masalah besar, yang kupanggil adalah anak-anak muda.” (Umar Bin Khattab)

Dari masa ke masa, sosok pemuda memiliki andil serta menempati peran penting terkait masalah peradaban dalam cakupan universal. Salah satunya adalah dalam membangun umat (khairul ummah), ciptakan masyarakat yang madani.

Pemuda dijuluki sebagai The Best Agent of Change yang berarti menggambarkan perjalanan pemuda dalam perspektif Islam maupun dunia. Menurut sejarah peradaban Islam, pemuda merupakan tonggak kebangkitan ummat serta menjadi sumber kekuatan pembela terhadap akidah dan ideologi.

Islam tidak bisa dilepaskan dari pemudanya, karena Islam tumbuh dan besar karena banyaknya pemuda beradab, berakhlak baik, berprestasi gemilang, berjiwa pemimpin, memiliki jiwa yang tulus dan pantang menyerah.

Baca:  Perempuan yang Dianggurin Surga

Bertahun-tahun Islam dibuat bangga dengan kehadiran pemuda-pemudanya. Namun sayang, pada era ini pemuda-pemuda Islam tampak kehilangan arah, mengalami stagnasi kreativitas, keluar dari fitrahnya, kehilangan jati dirinya sebagai seorang Muslim dan kehilangan figur pemimpin dalam kehidupannya.

Saat ini banyak sekali diantara pemuda Islam yang terjangkit virus sekuler dan liberal yang berdampak menghilangkan figur pemuda luar biasa sepanjang sejarah Islam. Hal tersebut terjadi akibat hilangnya control atau pengawasan, meniru gaya hidup buruk budaya barat, berperilaku foya-foya, pergaulan bebas, dan narkoba.

Baca:  Pacaran Bukan Pra Nikah Umat Islam

Hal di atas sangatlah menyedihkan apabila kita mengingat sejarah pemuda yang begitu impresif dalam kejayaan peradaban Islam dan dunia. Dulu, Islam pernah mencapai masa kejayaannya. Maka seharusnya, saat ini pula merupakan saat yang tepat bagi umat Islam untuk jaya kembali. Karena Mutiara akan tetap bersinar, Abadi.

Peran pemuda Islam dalam membangun Islam yang dapat dilakukan antara lain adalah:

  1. Pemuda sebagai Inisiator Persatuan Ummat

“Perpecahan yang terjadi pada Ummat Islam, para Ulama, dan para Syaikhnya serta para pemimpin dan pembesarnya sangat disukai oleh musuh-musuh Islam. Dan, hal itu bisa terjadi lantaran mereka meninggalkan ketaatan kepada Allah dan Rasulnya.” (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah)

  1. Pemuda sebagai Pembaharu Media
Baca:  Hati Bilang

“Satu peluru hanya dapat menembus satu kepala, akan tetapi satu tulisan dapat menembus seribu kepala.” (Sayyid Qutb)

  1. Pemuda sebagai Pengusaha berbasis Syariah Islam

Contoh tauladan dalam berwirausaha adalah Rasulullah Saw. Pemuda Islam harus mapan untuk membangun peradaban lewat bidang ekonomi.

Semoga kita sebagai pemuda yang diberikan amanah untuk jayakan dunia dapat menjalankannya dengan sebaik mungkin dan apa-apa yang sudah diperjuangkan Allah berikan keridhaan. Ammin YaRabbal Alamin.

Wallahu ‘alam . . .