
LIPUTANBOGOR.COM – Panggung kebudayaan daerah kembali membara! Komunitas seni dan budaya Kharisma Bogor Berbudaya secara spektakuler menggelar perhelatan akbar bertajuk “Kharisma Mahakarya Warisan 2026”.
Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor yang menjadi pusat perhelatan pada Minggu (18/10/2026) mendadak bergemuruh dan dipadati ratusan seniman muda serta masyarakat umum.
Mengusung tema besar “Melestarikan Budaya, Menggerakkan UMKM Kota Bogor”, gelaran ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan sebuah gerakan masif untuk menjaga denyut keandalan warisan tradisi Nusantara sekaligus memantik roda perekonomian masyarakat lokal.
Atmosfer kemeriahan terpancar dari aksi memukau lebih dari 100 penari berbakat yang datang dari berbagai pelosok daerah. Tidak hanya dari Kota dan Kabupaten Bogor, para peserta lintas lintas generasi ini bahkan rela datang jauh-jauh dari Depok, Sukabumi, Subang, Tangerang Selatan, hingga pelosok Provinsi Banten demi memperebutkan takhta terbaik.
Kompetisi tari kreasi Nusantara ini menyuguhkan pertunjukan berkelas di berbagai kategori, mulai dari Kategori Tunggal A, Kategori Tunggal B, tingkat SMP-SMA, hingga persaingan sengit pada nomor kelompok Rampak SD dan Rampak SMP-SMA. Warna-warni busana adat dan keindahan gerak tari berhasil menghipnotis ratusan pasang mata yang hadir.
Chief Executive Officer (CEO) Kharisma Bogor Berbudaya, Irma Siti Nurafiani, menegaskan bahwa perhelatan ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda agar tidak lupa akan akar budayanya.
”Kami ingin menjadikan Kharisma Mahakarya Warisan 2026 bukan sekadar panggung kompetisi berburu piala, melainkan ruang ekspresi jiwa dan pelestarian budaya Nusantara bagi anak-anak serta remaja kita. Lewat seni tari tradisional, kita tanamkan karakter bangsa yang tangguh sekaligus merangkul para pelaku UMKM Kota Bogor agar ekonomi rakyat terus melesat naik,” tegas Irma Siti Nurafiani dengan penuh semangat di lokasi acara, Minggu (18/10/2026).
Tak hanya memanjakan mata lewat tarian dan memanjakan lidah di puluhan stan UMKM kuliner serta produk lokal Kota Bogor, perhelatan ini juga menyajikan aksi kemanusiaan yang sangat menyentuh. Tim Sedekah Khitan Indonesia (SKI) hadir membuka posko pelayanan kesehatan gratis untuk menyokong ketahanan fisik para peserta dan orang tua pendamping.
Pelayanan General Check-Up (GCU) cuma-cuma mulai dari pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, asam urat, hingga pembagian paket vitamin disambut antusias oleh ratusan warga.
Perwakilan tim Sedekah Khitan Indonesia (SKI), dr. Harry, menyatakan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari sinergi besar kebudayaan dan kesehatan ini.
”Kami di Sedekah Khitan Indonesia sangat kagum dengan gebrakan perhelatan budaya ini. Selain memberi panggung megah bagi anak-anak untuk berkreasi dan memutar roda UMKM, kami ingin memastikan para peserta dan orang tua yang mendampingi tetap dalam kondisi fisik terbaik,” ungkap dr. Harry.
Ia menuturkan, kesadaran deteksi dini kesehatan sangat krusial di tengah padatnya mobilitas harian masyarakat.
”Melalui pemeriksaan kolesterol, gula darah, dan asam urat serta pembagian vitamin gratis ini, kami berharap masyarakat Kota Bogor semakin peduli untuk menjaga pola hidup sehat sejak dini,” tambah dr. Harry.
Kharisma Mahakarya Warisan 2026 di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor telah sukses membuktikan sebuah formula baru: bahwa pelestarian seni tradisi, penguatan ekonomi rakyat melalui UMKM, dan kepedulian kesehatan masyarakat dapat melebur harmonis menjadi sebuah mahakarya yang berdampak nyata bagi bangsa.(D2N)




