
LIPUTANBOGOR.COM – Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) Bogor, terus berusaha dan berupaya meningkatkan kualitas dan integritasnya dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Eksistensi perlahan bisa dicapai dengan segala macam sistem dan upaya yang baik, FEBI IUQI juga memberikan pelayanan dan persembahan yang baik terhadap mahasiswa dan umumnya kepada semua pelaku pendidikan.
Diawal tahun 2022 ini, tepatnya di bulan Maret, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Institut Ummul Quro Al Islami (IUQI) Bogor sukses mengadakan kegiatan Stadium General. Dengan mengusung tema stadium general kali ini adalah “Wakaf dan kewirausahaan generasi milenial”.

Stadium General (SG) merupakan mata kuliah wajib Universitas yang memiliku tujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait bidang keahlian dan bidang lainnya dari pakar-pakar yang diundang untuk memaparkan ide, pengalaman, konsep dan wawasan melalui kuliah umum.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara Online menghadirkan 3 narasumber yang sangat luar biasa, diantaranya yakni: Dr. Farrel Muhammad Rizqi, Lc., S. Th.I., M.Ec selaku Dewan Pengawas Bank DKI Syariah, Henry F Jusuf, M. B. A selaku Pengusaha dan CEO World Halal Industry and Trade Aliance, dan yang terakhir Dr. Indra Cahya Uno selaku pengusaha dan Founder OK OCE.
Dalam penyampaian materi, Dr. Farrel Muhammad Rizqi, Lc., S. Th.I., M.Ec menjelaskan mengenai strategi wakaf. “ strategi akan menjelaskan kemana arah wakaf dalam jangka panjang dan lingkungan seperti apa yang terdapat didalamnya,” ucapnya.
“strategi wakaf tersebut mencakup sector ekonomi syariah, sector keuangan syariah, kolaborasi nasional, serta mencakup riset dan edukasi sebagai factor penggerak,” tuturnya.
Lalu menurut Henry F Jusuf, M. B. A selaku Pengusaha dan CEO World Halal Industry and Trade Aliance, beliau juga turut menyampaikan materinya mengenai Industri Halal. “tentu kita diberikan pilihan dalam hidup ini, selalu yang baik. Ini pada saat kita memilih, kita harus tau tingkatan. kita sebagai pembisnis harus mempunyai pilihan. Dimana pilihan itu tergantung pada nilai islam. Kita harus membuat suatu hal yang membuat orang suka dan berminat. Kita harus belajar, dan keilmuan harus bisa menciptakan suatu hal yang baik. Lakukan segala jenis survey dan itu akan menjadi pilihan yang lebih baik,” jelasnya.
Dan yang terakhir Dr. Indra Cahya Uno selaku pengusaha dan Founder OK OCE menyampaikan mengenai wirausaha sukses mandiri, “diibaratkan seperti pohon, dimana akar itu sebagai mindset atau pola pikir sedangkan buahnya dianggap sebagai profesi atau prilaku. Jadi, hubungan antara akar dan buah seperti hubungan antara mindset dan perilaku, untuk menghasilkan buah yang berkualitas diperlukan akar yang kokoh,” tukasnya.
Mengakhiri kegiatan stadium general Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam Jamaludin, S.Pd., M.E.I juga turut memberikan harapannya untuk mahasiswa IUQI khususnya mahasiswa/I Fakultas Ekonomi Bisnis Islam agar generasi muda dapat berkontribusi dengan baik terhadap perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Juga mencetak enterpreneurship yang berlandaskan ahlu sunnah waljamaah (aswaja). ( D2N )




