LIPUTANBOGOR.COM – Pelanggan di zona satu Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, yaitu di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, tak mendapatkan pasokan air sejak siang.
Pemadaman aliran air ini dikeluhkan para pelanggan lantaran sudah berlangsung sejak siang hingga petang dan tanpa ada pemberitahuan atau informasi apapun dari Perumda Tirta Pakuan. Apakah ada kendala seperti kebocoran atau pekerjaan lain yang mengharuskan pasokan air terhenti.
kejadian yang sering terjadi ini membuat mereka geram, sekaligus kesulitan melakukan beragam aktivitas rumah tangga mulai dari memasak, mencuci, mandi atau hanya sekadar wudhu bagi umat muslim yang ingin menjalankan ibadah salat.
Afifah misalnya, warga Girangsari RT 002/008 ini terpaksa tidak bisa memasak dan mandi lantaran ketiadaan pasokan air dari Perumda Tirta Pakuan. Bahkan untuk wudhu pun dirinya harus menumpang di rumah tetangganya yang mempunyai air sumur.
“Ini sudah mulai lagi nih PDAM kayak begini, bikin kesel dan repot pelanggan saja. Akhirnya dari siang saya nggak bisa apa-apa. Mau masak nggak bisa, mandi sore juga ini belum. Tadi siang saja mau salat terpaksa numpang ke tetangga buat wudhu,” keluh Afifah, kepada wartawan, Sabtu (05/02/22).
Kekesalan juga disampaikan warga lainnya, Anita. Dengan terpaksa ia pun harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya, yaitu dengan membeli air minum galon isi ulang.
“Alhamdulillah, terima kasih buat PDAM yang katanya terbaik se-Indonesia karena banyak dapat penghargaan atas prestasinya. Prestasi atas keberhasilannya membuat sengsara pelanggan, keruhnya kualitas air dan masih banyak lagi,” ungkapnya.
Sekedar diketahui, wilayah Harjasari merupakan zona satu bagi aliran air di PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, oleh karenanya, pihak PDAM Tirta Pakuan, harus memperhitungkan ketika terjadinya permasalahan atau adanya kendala dalam penyuplai air bersih.
Pihak media Liputanbogor.com mencoba menkonfirmasi kepada pihak Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, namun sampai berita ini naik, belum ada respon atau jawaban.( D2N )





