Beranda Opini

Anekdot dan Kritik Masa Kini

Oleh : Alviyan Badro Kamali (Mahasiswa Fakultas Teknik UIKA)

Suatu hari seorang filsuf yunani kuno bernama diogenes dari sinope berceramah tentang kebijakan dan hikmah didepan umum, namun tidak ada yang mendengarkan sama sekali. Tiba-tiba diogenes telanjang bulat,bernari dan bersiul. Lantas banyak sekali orang-orang yang datang menghapiri dia, setelah banyak orang yang datang diogenes berbicara dengan nada tinggi” kalian semua itu orang-orang idiot, kalian tidak tertarik dengan orang yang selalu mengajak kebijaksanaan, mengajarkan hikmah, tapi kalian akan bersegera datang apabila ada penampilan-penampilan yang konyol”.

Baca:  Modal Bisnis Tanpa Pesimis

Anekdot ini sangat cocok dengan realitas sekarang. Dimana banyak sekali masyarakat yang tertarik dengan hiburan dan tayangan dengan tingkah laku candaan konyol. Namun, disamping itu diskusi-diskusi ilmiah,ceramah-ceramah atau pengajian agama sepi peminatnya. Oleh karena itu, kita khususnya generasi milineals seharusnya tertarik dengan forum ilmiah,forum ilmu pengetahuan, kajian-kajian yang bermanfaat.
Karena generasi milineals adalah generasi penerus bangsa,yang bisa meneruskan cita-cita leluhur dan memperbaiki tatanan masyarakat.

Saya memanggil ini adalah”orang gila yang waras” karena dari tampilan dan tingkah lakunya sangat nyeleneh dibandingkan orang-orang kebanyakan biasanya,ia tidak mengikuti atau melawan arus melainkan mempunya arus tersendiri. Teringat perkataan rumi yang perkataanya kurang lebih seperti ini “aku melihat manusia tanpa pakaian,tapi aku juga sering melihat pakaian tanpa manusianya”.

Baca:  Kampus Sebagai Miniatur Negara

Kadang kala kita harus mendapat nasehat unik dari “orang – orang gila yang waras”. Nasehat sindiran yang sesuai kenyataan dengan cara aneh.