Beranda News Bogor Raya

Kinerja Walikota Bogor Dinilai Gagal, KAMMI UIKA Geruduk Balaikota

LIPUTANBOGOR.COM | Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas lbn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Bogor, Senin (29/07). Mahasiswa meminta Walikota Bogor agar tidak gagal fokus untuk menuntaskan enam skala prioritas yang pernah dicanangkan Pemkot Bogor di periode sebelumnya.

Ketua Umum KAMMI UIKA Debi Firdaus mengatakan, enam skala prioritas yang dicanangkan oleh Bima Arya pada periode pertama kepemimpinannya dinilai gagal dituntaskan salah satunya soal Penataan Transportasi dan angkutan masal. Kemacetan juga dinilai gagal sebab masih banyaknya titik- titik kemacetan di Kota Bogor.

Baca:  KAMMI Prihatin Wakapolri Hadiri Pernikahan Kapolsek Kembangan di Tengah Wabah Covid-19

KAMMI meminta hal tersebut harus menjadi evaluasi besar bagi pemerintahan Bima Arya pada periode saat ini. Pemerintah diminta fokus menuntaskan dan membuat target untuk penyelesaian masalah tersebut.

“Kami tidak ingin harus menunggu 5 tahun lagi yang pada akhirnya dikhawatirkan gagal kembali terselesaikan dan pemerintahan Bima Arya selesai, maka Pemerintah harus membuat target untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut,” tegasnya.

Debi juga meminta Pemkot Bogor fokus tuntaskan janji-janji yang belum terpenuhi, jangan sibuk membuat opini atau janji-janji baru.

Baca:  Motivasiku dalam Berjuang

“Fokus dulu yang belum selesai, jangan fokus ke yang lain, seakan-akan mengalihkan ketidakmampuan Pemkot Bogor menuntaskan 6 skala prioritas yang pernah dijanjikan,” cetusnya.

Selain itu, Debi juga mempermasalahkanpembuatan E-KTP yang dinilai terlihat menyulitkan masyarakat dengan seringnya blangko yang kosong.

“Saat ini banyak masyarakat mengeluh terkait kosongnya blangko, pemerintah harus hadir dan segera menyelesaikan masalah tersebut,” pungkasnya. (*)