Beranda News Bogor Raya

Bogor Media Siber Network Dideklarasikan, Perkuat Peran Media Lokal

Bogor – Lebih dari 40 media yang beroperasi di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor resmi mendeklarasikan pembentukan Bogor Media Siber Network (BMSN). Deklarasi yang digelar Sabtu (13/11/2025) di Hotel Lorin, Sentul, Kabupaten Bogor ini mengusung tema “Peran Media Siber dalam Mendukung Pembangunan Daerah”.

Pembentukan BMSN menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi media lokal dalam menjalankan fungsi sosial kontrol, meningkatkan kualitas informasi, sekaligus menangkal penyebaran hoaks yang kian meresahkan masyarakat.

Inisiatif ini diprakarsai oleh dua tokoh media Bogor, yakni pembina M. Nuropik dan Ketua BMSN Sofwan Ali. Dalam sambutannya, Sofwan menegaskan komitmen BMSN untuk menjadi garda terdepan dalam membangun opini publik berbasis data valid serta menjadi pelopor dalam upaya menjaga kondusivitas sosial dan politik.

Baca:  HUT Bhayangkara ke-79 di Kota Bogor, Kapolresta Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Kondusifitas

“Kita harus bersinergi agar media lokal tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga agen perubahan yang mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujar Sofwan.

Acara deklarasi turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor KH. Achmad Yaudin, Kepala Diskominfo Kota Bogor Rudiyana, Wakil Ketua PWI Jawa Barat Danang Donoroso, praktisi media senior Mochammad Yusup SH, serta perwakilan Diskominfo Kabupaten Bogor Agus Amin dan Tedi Supiadi.

Dalam paparannya, Mochammad Yusup menekankan pentingnya penegakan kode etik jurnalistik dan profesionalisme media lokal. Ia menegaskan media bukan sekadar menyajikan berita, tetapi harus berpegang pada etika serta memenuhi persyaratan administratif agar tetap dipercaya publik.

Baca:  Petugas PUPR Tewas Tersengat Listrik, DPRD Kota Bogor Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Kelalaian!

“Tanpa disiplin etika yang kuat, media akan kehilangan legitimasi sebagai pilar demokrasi,” tegas Yusup.
“Profesionalisme inilah yang membedakan media berkualitas dengan sekadar penyebar informasi tanpa filter.”

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rudiyana, menyatakan kesiapan instansinya menjalin kerja sama lebih erat dengan media lokal meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. Menurutnya, dukungan hanya bisa berjalan efektif bila media memenuhi standar administrasi seperti perizinan, pelaporan kegiatan, dan kepatuhan regulasi.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan media lokal akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas pembangunan. Saya berharap BMSN dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal pembangunan dan demokrasi di Bogor,” ujar Rudiyana.

Baca:  Public Hearing PWI Kota Bogor, Ajang Adu Visi dan Misi Bacawalkot 

Deklarasi BMSN juga menjadi wadah bagi media lokal untuk berbagi pengalaman, memperkuat sumber daya, serta meningkatkan kapasitas jurnalis agar lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Dengan komitmen bersama, BMSN diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan media siber yang berbasis etika, akuntabilitas, dan inovasi, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi kemajuan demokrasi dan pembangunan di Bogor. (*)