LIPUTANBOGOR.COM – Sebagai prinsip yang selalu dipegang teguh oleh Ikatan Muda Angkatan Muda Siliwangi (IMA-AMS) yaitu Ngasuh Ratu Ngayak Menak menjadi landasan dalam menyikapi dinamika politik Pilkada Serentak yang akan datang di tengah proses demokrasi yang terus berjalan,
Ryan Ibrahim selaku ketua Umun IMA-AMS Mengatakan pihaknya melihat adanya keprihatinan yang mendalam terkait penetapan beberapa pasangan calon kepala daerah yang bukan merupakan kader asli dari partai politik.
“Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, IMA-AMS akan melaksanakan proses seleksi yang ketat bagi Calon Kepala Daerah (cakada) sebelum akhirnya menetapkan dukungan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa para calon yang didukung oleh AMS adalah individu yang memiliki integritas, komitmen, dan kesesuaian dengan nilai-nilai yang dijunjung oleh organisasi kami,”ucap Ryan.
Pihaknya juga mengapresiasi langkah politik AMS yang terbuka dalam menerima silaturahmi politik dari para Calon Gubernur Jawa Barat. Hal ini menunjukkan bahwa AMS tetap berkomitmen untuk menjalankan proses demokrasi dengan inklusif, transparan, dan sesuai dengan kebijakan organisasi.
“Keputusan sikap politik yang akan diambil nantinya, kami harapkan dapat dijalankan dengan mengikuti mekanisme yang telah diatur dalam Rapat Pimpinan Pusat (Rapimpus),” tambah Ryan, Selasa (3/9).
Sebagai salah satu sumber dan wadah kader masa depan AMS, IMA-AMS akan terus bersinergi dengan seluruh komponen lembaga di lingkungan keluarga besar AMS. IMA-AMS siap menjadi bagian penting dalam mensukseskan Pilkada dan Rapimpus, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip soliditas yang menjadi fondasi kekuatan organisasi kami.
“Kami percaya bahwa melalui proses yang selektif dan kebijakan yang tepat, AMS akan mampu berkontribusi positif dalam menciptakan kepemimpinan daerah yang berintegritas dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.(***)





