LIPUTANBOGOR.COM – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada Rabu (27/11), Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor melakukan kunjungan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor pada Jumat (22/11). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keandalan jaringan listrik demi mendukung kelancaran kegiatan Pilkada sampai dengan perhitungan suara.
Dalam pertemuan tersebut, tim dari PLN UP3 Bogor memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan untuk meningkatkan keandalan listrik di wilayah kerja KPU Kota Bogor. Termasuk di dalamnya pemeliharaan rutin, inspeksi jaringan dan langkah mitigasi terhadap potensi gangguan listrik.
“Kami menyadari pentingnya peran KPU dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia khususnya di Kota Bogor. Oleh karena itu PLN UP3 Bogor berkomitmen memberikan dukungan penuh agar KPU Kota Bogor dapat menjalankan tugasnya dengan baik tanpa perlu khawatir dengan gangguan listrik,” ujar Yudho Rahadianto, Manager PLN UP3 Bogor.
Selain itu, PLN UP3 Bogor juga membuka jalur komunikasi khusus dengan KPU Kota Bogor untuk memonitor dan mengawasi kondisi kelistrikan secara “real-time”. Hal ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada stakeholder termasuk lembaga pemerintah dan penyelenggara Pilkada.
Melalui kunjungan ini, Yudho berharap sinergi dengan KPU Kota Bogor dapat semakin ditingkatkan, sehingga seluruh proses yang membutuhkan dukungan kelistrikan dapat berjalan dengan optimal. Bahkan selama masa Siaga Pilkada 2024, pihaknya telah menyiagakan 329 personel yang tersebar di 24 posko siaga PLN di seluruh wilayah kerja PLN UP3 Bogor. Selain personel, PLN UP3 Bogor juga memastikan peralatan pendukung dapat berfungsi secara optimal yakni 2 crane, 33 mobil operasional petugas, 12 motor operasional petugas dan 6 unit genset.
Sementara itu, Agung Murdifi, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menyampaikan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal agar pesta demokrasi dapat berjalan lancar di lokasi-lokasi pemungutan suara tanpa adanya kendala kelistrikan. “Kami siap mengawal pasokan listrik agar tetap andal, termasuk menjalin sinergi dengan berbagai pihak demi menyukseskan perhelatan pesta demokrasi di Jawa Barat,” pungkasnya.(***)





