Beranda News Bogor Raya

Kwarcab Kota Bogor Gelar KMD bagi Mahasiswa UT, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas dan Profesional

LIPUTANBOGOR.COM – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor secara resmi membuka Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi Pembina Penggalang untuk Mahasiswa Universitas Terbuka (UT).

Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak tenaga pembina berkualitas yang siap mengabdi di gugus depan dengan standar kompetensi yang mumpuni.

​Acara pembukaan dan sekaligus pelepasan dipusatkan di SMP PGRI 1 Kota Bogor ini, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Cabang Kwarcab Kota Bogor, Kak R. Ronny Kunaefi, S.H., M.A., yang hadir mewakili Ketua Kwarcab.

Turut mendampingi dalam pembukaan tersebut, Manajer Pembelajaran Kemahasiswaan dan Alumni UT, Kak Muhamad Komarudin, S.E.Sy., M.A., serta tim pelatih dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Kota Bogor.

Baca:  Pungli di Kebun Raya Bogor? PT Mitra Natura Raya Beri Klarifikasi dan Penjelasan

​Sebanyak 44 peserta, yang terdiri dari 9 putra dan 35 putri, akan mengikuti rangkaian pelatihan intensif ini.

Program KMD dibagi menjadi dua tahap utama, yakni sesi indoor yang berlangsung pada 14-16 Mei 2026 di SMP PGRI 1, serta sesi outdoor yang dijadwalkan pada 28-30 Mei 2026 di Highland Camp, Ciapus.

Di bawah kepemimpinan kursus Kak M. Mustari, para peserta akan digembleng dengan berbagai materi kepanduan.

​Sekretaris Kwarcab Kota Bogor, Kak Ronny Kunaefi, menjelaskan bahwa KMD merupakan tahap krusial bagi anggota dewasa yang ingin mengabdikan diri di dunia kepramukaan.

Baca:  Pramuka Kota Bogor 2026: Akselerasi Digital dan Transformasi Tata Kelola Menuju Organisasi Modern

Kursus ini menjadi bekal dasar agar proses pembinaan di gugus depan dapat berjalan sesuai dengan prinsip dasar dan metode kepramukaan yang tepat.

​”Melalui KMD Indoor ini, kami ingin memastikan para peserta memiliki fondasi yang kuat secara teoretis sebelum nantinya terjun langsung ke lapangan. Ini adalah langkah awal untuk melahirkan pembina yang mahir, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Kak Ronny Kunaefi di sela-sela kegiatan, Kamis (14/5/2026).

​Lebih lanjut, Kak Ronny memaparkan bahwa kolaborasi dengan Universitas Terbuka merupakan bentuk sinergi strategis.

Baca:  Tingkatkan Mutu Tata Kelola, Kwarcab Pramuka Kota Bogor Gelar Sosialisasi Akreditasi Gugus Depan Serentak di Tiga Wilayah

Sebagai calon pendidik, mahasiswa UT dinilai perlu memiliki keterampilan tambahan di bidang kepanduan yang diakui secara legalitas melalui sertifikat mahir dasar.

​Selama fase indoor, peserta akan mendalami materi mengenai pengorganisasian gugus depan, metode kepramukaan, hingga teknik kepemimpinan.

Ia menambahkan, para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat guna memajukan gerakan Pramuka di wilayah masing-masing.

​”Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan serius, karena kualitas pembinaan di masa depan sangat bergantung pada sejauh mana para calon pembina memahami materi dasar yang disampaikan hari ini,” pungkas Kak Ronny.(D2N)