Beranda News Bogor Raya

Pasca-Tragedi MBG Dramaga, Bupati Rudy Susmanto Pasang Badan: Seluruh Biaya Pengobatan Siswa Ditanggung Pemkab!

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat merespons insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Dramaga. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan para siswa yang terdampak dipastikan gratis dan ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.

LIPUTANBOGOR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat merespons insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Dramaga. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan para siswa yang terdampak dipastikan gratis dan ditanggung penuh oleh pemerintah daerah.

​Langkah ini diambil guna memastikan ratusan murid yang menderita gejala diare, mual, hingga pusing mendapatkan penanganan medis secara maksimal tanpa membebankan keluarga korban.

​”Laporan sudah kami terima dan langsung dikroscek di lapangan. Kejadiaannya memang bermula dari konsumsi makanan kemarin, lalu gejala diare serta keluhan lain baru dirasakan para siswa hari ini,” terang Rudy Susmanto, Selasa (27/10/2026).

Baca:  Mahasiswa KKM STAI Al Hidayah Bogor Tutup Kegiatan dengan Sosialisasi Peduli Lingkungan dan Penyerahan 2 Gerobak Sampah di Balumbang Jaya

​Menanggapi situasi darurat tersebut, Pemkab Bogor merespons instan dengan menyiagakan jajaran fasilitas kesehatan. Sejumlah puskesmas di sekitar wilayah Dramaga langsung disulap menjadi posko pelayanan medis darurat khusus untuk menangani para pelajar dari sekolah-sekolah yang terdampak.

​Tak ingin tinggal diam, Rudy bahkan bergerak langsung menuju lokasi penanganan di Dramaga usai menghadiri agenda di Stadion Pakansari. Pihaknya berkomitmen untuk mengawal langsung proses pemulihan fisik para murid di lapangan.

​”Kami ingin memastikan tidak boleh ada satu pun anak-anak kita yang terlewat atau tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” tegas Rudy.

Baca:  Tragedi Berdarah di Kebon Pedes Bogor: Seorang Pemuda Tewas, Polisi Buru Motif Pelaku

​Mengenai garansi pembiayaan, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Bogor memanfaatkan skema Universal Health Coverage (UHC). Melalui sistem ini, seluruh beban medis korban dijamin penuh oleh Pemkab, baik bagi siswa yang sudah terdaftar BPJS Kesehatan maupun yang belum. Petugas di lapangan disiagakan untuk mendata pasien agar hak pelayanan kesehatannya langsung terkover.

​Dugaan kasus keracunan massal MBG ini menjadi sorotan tajam setelah dilaporkan menyerang pelajar SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga sejak Selasa dini hari.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, jumlah pelajar yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan pasca-menyantap hidangan tersebut melonjak tajam hingga mencapai 417 siswa.(D2N)