LIPUTANBOGOR.COM – Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor bergerak cepat membantu korban banjir di Kampung Pangsiunan, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Berkolaborasi dengan PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bogor, YBM PLN Bogor mendistribusikan sebanyak enam ratus paket makanan untuk berbuka puasa pada warga terdampak banjir pada Senin, 3 Maret 2025.
Untuk memasak paket makanan tersebut, YBM PLN UP3 Bogor menggandeng Pesantren Thursina milik YBM PLN yang berlokasi dekat dengan Taman Safari, Cisarua.
Banjir bandang yang menerjang kawasan Puncak telah merusak rumah-rumah warga dengan kerusakan berat, sedang dan ringan. Banjir juga telah memaksa 346 warga mengungsi dan menyebabkan satu warga kehilangan nyawa akibat terseret arus.
“Kehadiran YBM PLN diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak dan membantu mereka menjalani ibadah puasa dengan lebih baik meskipun dalam kondisi tidak ideal akibat bencana banjir. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kesulitan yang mereka hadapi,” kata Yudho Rahadianto, Manager PLN UP3 Bogor.
Menanggapi aksi kemanusiaan yang dijalankan YBM PLN UP3 Bogor bersama dengan PLN UPT Bogor itu, General Manager PLN Unit Induk (UID) Jawa Barat, Agung Murdifi, mengapresiasi hal tersebut. “Penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat akibat bencana. Dengan semangat berbagi dan gotong royong, YBM PLN akan terus hadir dalam berbagai program sosial yang mendukung kesejahteraan masyarakat terutama di saat-saat sulit seperti bencana alam,” ucap Agung.
Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut dalam berbagai aksi kemanusiaan lainnya.
Sementara itu, salah satu warga yang menerima bantuan makanan buka puasa, Santi, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran YBM PLN UP3 Bogor di tengah-tengah mereka pada saat situasi sulit. “(Bantuan paket makanan buka puasa) enak, hadirnya YBM PLN sangat membantu, bisa mengurangi (beban kami),” ucap Santi.(***)





