
LIPUTANBOGOR.COM – Setelah hampir dua tahun terdampak bencana, akses jalan melalui trase baru Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, akhirnya dapat digunakan. Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy melakukan pengecekan sekaligus uji coba jalur tersebut pada Selasa 27 Oktober 2026.
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan jalur pengganti
yang diharapkan mampu menunjang kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Selatan.
”Jalan Batutulis menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas warga, termasuk jalur menuju sejumlah lokasi pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026,” kata Rusli.
Karena itu, kata Rusli, penyelesaian proyek secara menyeluruh dan sesuai target waktu menjadi perhatian agar aktivitas masyarakat tidak kembali terganggu.
Selain memastikan kondisi fisik jalan, DPRD Kota Bogor juga menyoroti kelengkapan fasilitas pendukung sebelum jalur tersebut dioperasikan secara penuh.
”Fasilitas yang perlu diperhatikan meliputi marka jalan, rambu lalu lintas, sistem drainase, serta penerangan jalan umum (PJU),” jelasnya.
Kelengkapan tersebut dinilai penting untuk memberikan kenyamanan sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Pemantauan juga diperlukan untuk memastikan kondisi jalan tetap aman selama masa uji coba berlangsung.
Di sisi lain, penerapan rekayasa lalu lintas dua arah perlu dievaluasi secara berkala. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui efektivitas arus kendaraan, terutama di titik pertemuan dengan jalur lama, persimpangan, serta perlintasan sebidang di sekitar kawasan Batutulis.
”Melalui evaluasi tersebut, potensi kepadatan kendaraan diharapkan dapat diidentifikasi lebih awal sehingga langkah penanganan bisa segera dilakukan,” ujarnya.
Dengan demikian, Rusli menjelaskan keberadaan trase baru tidak hanya menjadi solusi akses jalan, tetapi juga mampu mendukung kelancaran transportasi masyarakat.
”Dibukanya jalur baru ini juga diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan di kawasan Batutulis hingga Pamoyanan,” jelasnya.
Rusli menuturkan bahwa akses yang kembali berfungsi optimal diharapkan mampu mendorong pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak penutupan jalur sebelumnya.
”Untuk memastikan manfaat tersebut dapat dirasakan, Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perhubungan (Dishub) diharapkan melakukan pemantauan intensif selama masa uji coba,” ungkapnya.(D2N)




